Gubernur: PLTMH Untuk Listrik Pedesaan

JO, Pekalongan – Dalam rangka memenuhi kebutuhan energi untuk masyarakat pedesaan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan penyediaan energi dengan memperkenalkan teknologi energi alternatif (terbarukan) yang belum dikenal masyarakat di pedesaan.

Mengingat lokasi pemukiman di pedesaan masih ada yang belum terjangkau jaringan listrik, maka Sistem Penyediaan Energi Alternatif (Terbarukan) sangat membantu dalam menumbuhkan produktifitas masyarakat desa.

Salah satu bentuk Sistem Pembangkit Energi Listrik Alternatif (Terbarukan) yang ada adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Oleh karena itu perlu dilakukan pembangunan agar pembangkit tersebut dapat memenuhi kebutuhan energi listrik di wilayah pedesaan.

Untuk mendukung hal tersebut, Dinas ESDM Propinsi Jateng melaksanakan pembangunan PLTMH di Kabupaten Pekalongan, yakni PLTMH Sidomulyo dan Kayupuring yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Bibit Waluyo, belum lama ini.

PLTMH Sidomulyo memanfaatkan aliran sungai Kumenyep dengan debit sebesar 250 liter per detik, gross head 17 m dengan panjang penstock (pipa pesat) 96 m, panjang bendung 14 m serta memiliki panjang saluran pembawa sepanjang 122 m.

Kapasitas Daya Pembangkit Turbin (Cross Flow) sebesar 25 Kw yang digunakan untuk aliran listrik di 91 rumah termasuk fasilitas umum.
Sedangkan PLTMH Kayupuring memanfaatkan aliran sungai Welo dengan debit sebesar 700 lt/dt, memiliki gross head sebesar 6m dengan panjang drafttube (pipa hisap) 15m, panjang bendung 22 m serta panjang saluran pembawa 19 m, Kapasitas Daya Pembangkit Turbin (Propiler) sebesar 22 Kw, untuk aliran listrik di 80 rumah penduduk termasuk fasilitas umum. – tyo