Gubernur Jawa Tengah Resmikan Kampoeng Semarang

JO, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, H. Bibit Waluyo, meresmikan Kampoeng Semarang yang terletak di JL. Kaligawe No. 96 Semarang. Kamis lalu, Kampoeng Semarang yang menempati areal seluas 4.000 meter persegi merupakan tempat kunjungan wisata yang menyediakan banyak barang barang souvenir / oleh oleh khas kota Semarang, seperti Bandeng Presto, Batik Semarang, Lunpia, kerajinan, dll, khas Kota Semarang.

Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo mengatakan, Kampoeng Semarang merupakan aset pariwisata yang sangat membanggakan Kota Semarang serta memberi nilai tambah pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Gubernur berharap para pengusaha lain dapat mencontoh pengembangan tempat wisata kreatif seperti Kampoeng Semarang, apalagi tahun 2013 nanti kita akan menyambut Visit Jateng 2013.

Terlebih Pemerintah akan terus meningkatkan sarana dan prasarana serta infrastraktur untuk mendukung Visit Jateng 2013, seperti jalan Tol Semarang – Solo, Waduk Jatibarang, Bandar InternasionalAhmad Yani, Pelabuhan Tanjung Mas, Simpang Lima dan lain sebagainya.

Kota Semarang adalah pintu masuknua Jawa tengah kini telah berubah menjadi lebih baik. semarang harys Gilar Gilar, bersih, tertib. Pada malam hari Semarang harys terang benderang dan jangan kumuh, Semarang harus seperti itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah, Prasetyo Ariwibowo, mengatakan pertumbuhan hotel sebagai salah satu pendukung kepariwisataan dan bisnis di jawa Tengah mulai tahun 2012 hingga tahun 2013 tumbuh dengan baik, tercatat ada 12 hotel bary yang dibuka. Pembangunan hotel tersebut akan menambah daya tampung okupansi untuk melayani wisatawan yang datang di Jawa Tengah termasuk Kota Semarang.

Tingkat hunian hotel di Kota Semarang kini mengalami peningkatan rata rata di atas 80% dari kamar yang disediakan. Prasetyo menjelaskan guna mendongkrak kunjungan wisata tidak bisa hanya mengandalkan even even besar yang berskala internasional, namun juga yang berskala nasional dan daerah.

Oleh karena itu, Pemerintah terus menggalakkan promosi pariwisata, salah satunya dengan mengajak biro biro perjalanan asing melihat potensi potensi destinasi wisata yang menarik dan memiliki nilai jual. Beberapa bulan lalu telah hadir 23 travel agent dari Singapura mengunjungi berbagai obyek wisata di Jawa Tengah.

Pengembang “Kampoeng Sermarang” Wenny Sulistiowati menuturkan sampai saat ini di Kota Semarang belum ada pusat oleh oleh yang lengkap. Tempat penjualan oleh oleh masih terletak dibeberapa titik. Untuk memberi kemudahan para wisatawan dalam mendapatkan cinderamata khas Kota semarang, dikembangkan Kampoeng Semarang yang menggandeng beberapa pengusaha , mulai dari kuliner, batik hingga kerajinan untuk mermaikan kampoeng Semarang ini.

Kampoeng Semarang bernuansa homy dan menerapkan one stop leisure menyediakan oleh oleh khas Semarang seperti bandeng presto, lumpia, wingko, moci, batik, kerajinan, dan lain sebagainya. –bud 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.