Gubernur Jawa Tengah Peroleh Satya Lencana KSN

Ssatya LEncana BibitJO, Semarang – Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo meraih penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial 2012 dari Pemerintah. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI Boediono kepada Gubernur Jawa Tengah pada Puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2012 di lapangan Ngaralamo, Ternate, Maluku Utara, Kamis(2012) lalu.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Drs Budi Wibowo menjelaskan, Gubernur Jawa Tengah meraih penghargaan Satya Lencana Kesetiakawanan Sosial 2012 kategori penanganan permasalahan kesejahteraan sosial/bidang kemanusiaan/kemasyarakatan karena perhatian dan kepeduliannya dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jawa Tengah.

Perhatian dan kepeduliannya tersebut baik melalui kebijakan anggaran maupun program kegiatan penanganan PMKS.Lebih lanjut Budi Wibowo menjelaskan, banyak program dan kegiatan yang telah dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah untuk menangani PMKS, diantaranya dengan merestrukturisasi kelembagaan Panti Sosial menjadi Balai Rehabilitasi Sosial (Balai Resos), mewujudkan Ibukota Provinsi Jawa Tengah (Kota Semarang) bebas anak jalanan, pengemis, gelandangan dan orang telantar (PGOT), dan berbagai program lainnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan PMKS di Provinsi Jawa Tengah pada 30 Desember  lalu. Tim ini dibentuk dengan harapan tidak ada lagi masyarakat yang menganggap dirinya tidak terjangkau dan diabaikan oleh Pemerintah.

Keberadaan tim ini diharapkan menjadi upaya nyata Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam melaksanakan pelayanan kesejahteraan sosial secara komprehensif. Sebelumnya, pada Selasa (18/12) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih kembali penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Utama Tahun 2012.

Penghargaan diserahkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada Gubernur Jawa Tengah H. Bibit waluyo pada puncak Peringatan Hari Ibu ke-84 yang berlangsung di Gedung Smesco, Jakarta.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Tengah Sri Kusuma Astuti MSi menjelaskan, dengan diterimanya penghargaan tersebut oleh Gubernur, maka Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tercatat sudah menerima penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita delapan kali berturut-turut.

Tahun 2005 dan 2006 Jawa Tengah menerima Anugerah Ekapraya Parahita Tingkat Pratama, kemudian mulai tahun 2007 hingga 2012 Jawa Tengah meraih Anugerah Ekapraya Parahita Tingkat Utama.

Penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita merupakan penghargaan tertinggi dari Presiden yang diberikan kepada Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG), pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, serta pemenuhan hak anak.

Keberhasilan meraih anugerah tersebut tidak terlepas dari peran Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD), lembaga kemasyarakatan, dan perguruan tiinggi. Selain Gubernur Jawa Tengah, 12 Bupati/Walikota di Jawa Tengah juga menerima penghargaan Anugerah Ekapraya Parahita. Ke-12 Bupati/Walikota tersebut yaitu Bupati Wonosobo, Temanggung, Magelang, Kebumen, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Rembang, Grobogan, Walikota Semarang, Magelang, dan Salatiga. Jumlah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang menerima penghargaan merupakan yang terbanyak dibanding provinsi lain. – bud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.