Laba Bank Jateng TA 2012 Rp 766 milyar

176-Bank-Jateng-Solo-ResmikanJO, Semarang – Laba Bank Jateng pada TA 2012 Rp. 766 miliar atau tumbuh 33,9 % dibandingkan dengan tahun 2011 . Peningkatan laba yang cukup signifikan tersebut didorong ekspansi kredit yang tumbuh 34,0 % selama 2012, menjadi Rp. 18,36 triliun. Hal itu disampaikan Dirut Bank Jateng, Hariyono belum lama ini.

Sementara itu, penghimpunan DPK menembus Rp  22,11 trilyun pada akhir 2012, meningkat  14,05 % dan setahun sebelumnya. Perserean memang sengaja tidak menggenjot DPK agar rasio intermediasi bisa meningkat serta menurunkan biaya dana.

Dia mengatakan, ekspansi kredit tersbut diarahkan ke sector produktif, seperti UMKM. Kredit produktif meningkat sekitar  55 % selama 2013 dibandingkan dengan TA sebelumnya. Beberapa contohnya KUR kami meningkat 28,73 %, selanjutnya kredit ketahanan pangan dan energy meningkat 28,58 %. Kenaikan laba tersebut sejalan dengan ekspansi kredit kami. Selain itu, juga ada factor kualitas kredit yg tercermin dari rasio NPL (Non Performing Loan) turun menjadi 0,8 %,” ujarnya belum lama ini.

LDR kami saat ini berada di posisi 82 %, lebih tinggi dibandingkan dengan posisi Oktober ketika DPK yang berasal Pemda masih banyak. Ini kami lakukan dengan membatasi deposito special rate. Menurutnya, konsisi DPK di Bank Jateng cukup sehat, karena dana non Pemda telah memiliki porsi 60,35 %. Ketergantungan terhadap dana Pemda sudah berkurang. Seluruh kinerja selama 2012 telah mendongkrak aset Bank Jateng sebesar 16 % menjadi Rp   26,66 trilyun. Kinerja itu lebih tinggi dibandingkan dengan aset industry perbankan nasional yang tumbuh sekitar 11 %.***bud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.