Bank Jateng Tuan Rumah Proliga 2013

Sugeng Purwanto
Sugeng Purwanto

JO, Semarang – Bank Jateng merupakan penyelenggara terbaik voli Proliga 2013. Pasalnya, sepanjang penyelenggaraan Proliga, Bank Jateng selain menjual tiket paling murah, juga menyediakan Doorprize berupa sepeda motor Scoopy.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panita Penyelenggaraan Putaran Akhir, Sugeng Purwanto melakukan paparannya pada konferensi pers yang digelar Kamis (4/4) siang di lantai 4 Kantor Pusat Bank Jateng Jalan Pemuda Semarang.

Dia mengatakan, pada laga proliga di GOR Jatidiri yang diselenggarakan pada tanggal 5 – 7 ini, harga ticket masuk sangat murah, yakni Rp 10.000 untuk tribun, dan Rp 15.000 untuk VIP pada tanggal 5 – 6. Sedangkan khusus pada hari minggu, harga ticket Rp 15.000 untu tribun, dan Rp 25.000 untuk VIP.

Sementara pada penyelenggaraan di tempat lain, harga ticket VIP rata-rata mencapai Rp 50.000.“Kami memang selalu berusaha memberikan yang terbaik, bila pada penyelenggaraan tahun lalu ada sedikit kekurangan secara teknis di segi lampu penerangan, Insya Allah saat itu sudah memenuhi standar yang ditentukan,” kata Sugeng yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Divisi Umum Bank Jateng.

Penyelenggaraan Proliga di Semarang ini, menurut Sugeng secara kebetulan bersamaan dengan rangkain HUT Bank Jateng ke 50. Oleh karenanya, pada event ini Bank Jateng sekaligus ingin berbagi pada masyarakat Jawa Tengah.Selain itu menurutnya, kegiatan semacam ini merupakan bagian dari Brand Image, sehingga diharapkan sangat banyak masyarakat yang dapat menyaksikan voli Proliga.
“Secara teknis kami telah siap menjadi penyelenggara, baik dari segi kenyamanan maupun keamanan. Khusus untuk keamanan, kami telah minta bantuan pada Kepolisian dan CPM, serta partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Disinggung mengenai kemungkinan akan terjadi penurunan jumlah penonton, terkait dengan posisi Bank Jateng yang tidak diunggulkan, Sugeng menampik anggapan tersebut. Menurutnya, informasi adanya event ini sudah tersebar luas kepada penggemar bola boli di seluruh Jawa Tengah, karena itu pihaknya tetap optimis, bahwa penyelenggaraan akan sukses.

“Seluruh kantung-kantung penggemar bola voli, telah mengetahui adanya perang bintang ini, sehingga tipis kemungkinan, mereka akan rela kehilangan event yang cukup langka ini,” terangnya. – bud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *