Capai 2,1Juta, Target Sapi Jawa Tengah 2013

sapi1JO, Semarang – Dalam rangka pencapaian Program Swasembada Daging Sapi/Kerbau (PSDS/K) Tahun 2014, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mentargetkan pada tahun 2013 jumlah sapi potong di Jawa Tengah mencapai 2.186.825 ekor dan kerbau mencapai 77.879 ekor. Sedang jumlah produksi daging sapi potong mencapai 55.796 ton, dan daging kerbau sebanyak 2.672 ton.

Data pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan, pada tahun 2012 di Jawa Tengah jumlah sapi potong sebanyak 2.083.783 ekor, dengan produksi daging sebanyak 52.244 ton, dan jumlah kerbau sebanyak 77.137 ekor, dengan produksi daging sebanyak 2.594 ton.

Guna mencapai target tersebut, upaya pengembangan sapi diantaranya dilaksanakan dengan konsep pengembangan kawasan komoditas strategis sapi potong. Berdasar konsep ini di Kabupaten/Kota yang berpenduduk padat, maka pengembangan ternak dilakukan secara intensif, terintergrasi antara pengembangan ternak dengan tanaman pangan/hortikultura dan penanganan pasca panen. Sedang di Kabupaten/Kota yang berpenduduk jarang pengembangan ternak dilakukan ditekankan pada padang penggembalaan atau secara ekstensif.

Upaya lain yang dilakukan yaitu meningkatkan penyediaan bakalan sapi lokal melalui pengembangan usaha pembiakan dan penggemukan sapi lokal, pengembangan pupuk organik dan biogas, serta pengembangan secara terpadu. Juga dilakukan peningkatkan produktifitas dan reproduktifitas sapi lokal melalui optimalisasi Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik, penyediaan pakan, penanggulangan gangguan reproduksi dan peningkatan pelayanan kesehatan hewan.

Selain itu dilakukan peningkatan penyediaan bibit sapi melalui penguatan wilayah sumber bibit dan kelembagaan usaha pembibitan, peningkatan pembibitan dengan pengembangan Village Breading Centre (VBC), dan melalui penyaluran subsidi. Upaya lain yang dilakukan yaitu pencegahan pemotongan sapi betina produktif dan pengaturan stok sapi.

Untuk memberikan pelayanan kesehatan hewan, di Jawa Tengah saat ini terdapat 58 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) tersebar di 30 Kabupaten/Kota, 41 Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), dan 310 Pos IB/SPIB. Sedang Rumah Pemotongan Hewan/Tempat Pemotongan Hewan (RPH/TPH) sebanyak 168 unit, pasar hewan berjumlah 183 pasar, dan terdapat 24 pabrik pakan (belum termasuk pabrik pakan ternak skala kecil).

Melalui PSDS/K 2014 tersebut manfaat yang diharapkan yaitu meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan peternak, penyediaan lapangan kerja, penghematan devisa Negara, optimalisasi pemanfaatan potensi sapi lokal, dan meningkatnya penyediaan daging sapi yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal bagi masyarakat. -bud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *