Table Talk, Puncak BTM 3 – 2013

Seller dari Riyadi Palace Hotel saat menawarkan produk dan program kepada buyer, pada table top BTM 2013. di Sahid jaya Hotel, Minggu (28/4/2013)
Seller dari Riyadi Palace Hotel saat menawarkan produk dan program kepada buyer, pada table top BTM 2013. di Sahid jaya Hotel, Minggu (28/4/2013)

JO, SoloPuncak dari penyelenggaraan Bengawan Solo Travel Mart (BTM) 2013, ajang bertemunya antara seller dan buyer, di gelar di Hotel Sahid Jaya Solo. Minggu (28/4/2013)

Penyelenggara membuka media,  antara pembeli dan penjual menawarkan dan menginformasikan potensi pariwisata masing-masing. Diharapkan pada pertemuan bisnis tersebut mampu meraih  75 transaksi.

 

Ketua Panitia BTM 2013, Prie Siswanto, menjelaskan BTM 2013 akhirnya diikuti 66 buyer dan 50 seller, Dari luar negeri hanya Malaysia, sedang Brunei tak ada konfirmasi.

“Kami tidak menarget  nilai transaksi namun berharap minimal ada 75 transaksi,” kata Prie  Siswanto, disela acara, di Hotel Sahid Jaya Solo,

 

Ditambahkan Prie, para buyer yang hadir pada BTM 2013 ini kebanyakan travel agent dari domestik. Mulai dari Sumatera, Kalimantan, Bali, Lombok, Jawa Barat, Jawa Timur dan beberapa dari Malaysia.

 

Konsep penyelenggaraan berbeda pada BTM kali ini, yakni agenda bisnis meeting dilakukan di hari terakhir. Sehari sebelum pertemuan bisnis, buyer akan mengikuti city tour, untuk mengetahui terlebih dahulu potensi pariwisata yang ada di Solo dan sekitarnya.

 

Sehingga kalau sudah tahu potensinya, lebih mempermudah buyer bertransaksi. Karena minimal mereka sudah tahu potensi wisata apa saja yang bisa dijual dari kota Solo.

 

Penyelenggara mengajak peserta untuk city tour, pada Sabtu (27/4/2013). Mengajak buyer berkeliling Kota Solo dengan menggunakan sepeda onthel atau sepeda kebo.

 

 

Beberapa rute strategis dilalui dalam agenda itu. Setelah bersepeda onthel, buyer diajak berwisata ke Candi Sukuh dan Cetho. Dan pada malam harinya, digelar royal dinner di Keraton Kasunanan Surakarta.

 

Prie berharap penyelenggaraan, BTM bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan asing dan domestik yang datang ke Solo. Meskipun diyakini dalam jangka panjang. – tyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *