Alfamart Support Even Budaya Solo Batik Carnival

Alfamart support  peduli terhadap kegiatan budaya
Alfamart support peduli terhadap kegiatan budaya

JO, Solo – Solo Batik Carnival (SBC) adalah karya kreatifitas anak bangsa yang memadukan kekayaan tradisi dan karnaval modern. Dibalut kekayaan budaya batik sebagai kostum yang dieksplorasi. Event yang dibuat oleh rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat. Telah terselenggara sebanyak 5 kali semenjak tahun 2008. Berturut-turut dengan tema Wayang, Topeng, Sekar Jagad, Keajaiban Legenda, Metamorphosis dan kini menginjak tahun ke 6 dengan mengusung tema Earth to Earth.

Berdasar kearifan lokal menuju nasional melalui penggalian imajinasi dan kreativitas. Berprinsip “Karnaval Berbasis Masyarakat”, peserta karnaval dituntut sebagai aktor sekaligus kreator kostum. Pembekalan karnaval melalui workshop dengan materi seputar Desainer, Make Up & Hair Do, Koreografi, Musik dan Kepercayaan Diri. Keserasian elemen-elemen tersebut berpadu dengan antusiasme semua pihak menjadikan SBC tampil spektakuler.

Sebagai wujud kepedulian dan konsen pada budaya dan industri kreatif, Managemen Alfamart support terhadap penyelenggaraan Solo Batik Carnival (SBC) 6, yang merupakan agenda even tahunan di kota Solo. Pada even yang digelar, Sabtu (29/6/2013) tersebut, direksi memberi dukungan pada penyelenggaraan tersebut.

Direktur Marketing Alfamart, Velina mengatakan bahwa Alfamart akan terus berbuat dan bekerja lebih baik sehingga bisa bermanfaat bagi perusahaan dan masyarakat. “Dengan kepedulian terhadap nilai budaya dan heritage, kami berharap bisa sinergi dengan keberadaan Alfamart dimanapun,” pungkas Velina.

Antusias dari seluruh lapisan masyarakat sebagai peserta dan penonton membuat even SBC sebagai even wajib Kota Solo. Dukungan baik pihak swasta, seniman, komunitas, serta Pemerintah menjadi penyokong terselenggaranya even ini. SBC adalah representasi Kota Solo, dan merupakan wujud kecintaan masyarakat kota Solo terhadap kotanya. – san

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.