Alfamart Sediakan Fasilitas Magang SMK

DKI Jakarta Kerja sama dengan Perusahaan Ritel Nasional

Caption : (Dari kiri-kanan) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, Vice President Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Pudjianto, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Founder Alfamart, Djoko Susanto, dan Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk., Solihin pada saat peresmian Alfamart Class, Jumat (25/10/13) di Balaikota Jakarta.
Caption : (Dari kiri-kanan) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, Vice President Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Pudjianto, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Founder Alfamart, Djoko Susanto, dan Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk., Solihin pada saat peresmian Alfamart Class, Jumat (25/10/13) di Balaikota Jakarta.

JO – Terobosan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menekan angka pengangguran mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satu strategi yang akan dilakukan dengan menyediakan tenaga kerja Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berkompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar, termasuk tenaga kerja lulusan SMK. Namun kompetensi lulusan SMK terkadang masih ada yang tidak sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

Oleh karena itu Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengajak perusahaan besar untuk ikut berkontribusi dalam memperbaiki kualitas pendidikan melalui kerja sama dalam penyusunan materi pendidikan.

“DKI ingin perusahaan-perusahaan besar baik otomotif, ritel, farmasi dan yang lainnya ikut merancang materi Pendidikan untuk SMK agar nantinya standart kualitas yang dibutuhkan perusahaan tersebut sesuai dengan kompetensi dan siap kerja,” kata Ahok.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, lulusan SMK merupakan partner industri, oleh karena itu lulusannya harus dapat memenuhi kebutuhan industri.

“Lulusan SMK itu punya pangsa pasar sendiri, belum lulus pun sudah banyak permintaan untuk bekerja. Karenanya kita berupaya mempersiapkan lulusan SMK yang kompeten dan mampu bersaing. Melalui kerja sama dengan pelaku industri, siswa bisa mempunyai keahlian yang spesifik.” jelas Taufik.

Keinginan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disambut oleh Perusahaan Ritel Nasional melalui Kesepakatan Kerja Sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (SAT) selaku pengelola jaringan Toko Alfamart dan Alfamidi dalam penyusunan materi Pendidikan Ritel untuk SMK melalui Program Alfamart Class.

Penandatangan kerja sama Program Alfamat Class dilakukan oleh Vice President Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Pudjianto dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto pada Jumat (25/10/2013) di Balaikota Jakarta. Acara ini dihadiri pula oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama beserta jajaran dan Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk., Solihin.

Menurut, Pudjianto, kebutuhan tenaga kerja untuk jenjang pendidikan SMK/SMA sangat besar. “Pertumbuhan toko kami yang cukup pesat tentunya membutuhkan pemenuhan tenaga kerja. Setiap Tahun Alfamart saja membutuhkan 25.000 s/d 30.000 karyawan baru. Kami banyak menerima lulusan dari jenjang pendidikan SMK/SMA terutama untuk Team Operasional, oleh karena itu kami menyambut baik inisiatif Pak Wagub yang mengajak Perusahaan Swasta untuk bersama-sama menyusun Pendidikan Manajemen Ritel untuk SMK. Kami berharap melalui kerja sama yang produktif ini dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan industri ritel.”

Untuk mendukung pelaksanaan Pendidikan Ritel, PT SAT membantu pihak SMK dalam memfasilitasi proses pembelajaran melalui penyediaan sarana praktek siswa, magang siswa, pelatihan pendidikan ritel bagi para pengajar, maupun pendukung proses pembelajaran lainnya. Kedepannya, Lulusan SMK yang megikuti Program Alfamart Class dipastikan dapat bekerja pada jaringan Toko kami. Adapun tenaga pengajar telah dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Tahap Awal Program Alfamart Class akan dilaksanakan pada SMK yang memiliki bidang studi keahlian bisnis dan/atau manajemen. Program ini akan diaplikasikan pada 5 SMK percontohan di wilayah DKI Jakarta, yaitu SMKN 13, SMKN 10, SMKN 19, SMKN 12, dan SMKN 6. Adapun kelas pertama akan memulai Kegiatan Belajar Mengajar pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014.  – san

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.