Karnaval Potensi Tarik Destinasi

Coaching Clinic Fasilitasi Pengembangan Wisata Special Event

Dirjen Pengembangan Wisata Minat Khusus,  Akhyaruddin saat sambutan Coaching Clinic Fasilitasi Pengembangan Wisata Special Event di laksanakan Hotel Ibis Solo, Sabtu-Minggu (9-10/11/2013)
Dirjen Pengembangan Wisata Minat Khusus, Akhyaruddin saat sambutan Coaching Clinic Fasilitasi Pengembangan Wisata Special Event di laksanakan Hotel Ibis Solo, Sabtu-Minggu (9-10/11/2013)

JO, Solo – Kegiatan Coaching Clinic Fasilitasi Pengembangan Wisata Special Event di laksanakan Hotel Ibis Solo, Sabtu-Minggu (9-10/11/2013). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), mendatangkan  nara sumber  Presiden Director dari Jember Fashion Carnaval (JFC) Dinand Farris, dengan pengalaman selama 12 tahun menyelenggarakan karnaval dan  saat ini berada di peringkat ke empat di dunia.

Peserta coaching clinic adalah beberapa perwakilan dari peserta carnival di kabupaten dan kota di Jawa Tengah, pegawai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparta), serta undangan satkeholder pariwisata diantaranya ASITA dan PHRI

Dirjen Pengembangan Wisata Minat Khusus,  Akhyaruddin, berkesempatan hadir pada acara tersebut. Beliau menyampaikan sekilas tentang perkembangan karnaval di beberapa wilayah di Indonesia dan pembentukan Formatur Asosiasi Karnaval Indonesia daerah Jawa Tengah.

“Saya optimistis acara karnaval yang ada di Jawa Tengah khususnya, Indonesia secara umum, bisa maju,” terangnya, saat sambutan.

Pasalnya, menurut Akhyaruddin di Jawa Tengah, telah memiliki konsep yang jelas tentang karnaval.
Menurut dia, masing-masing daerah punya jadwal, rencana, karakter yang  kuat, visi misi yang jelas, dan lebih penting lagi bahwa karnaval itu hanya alat untuk menarik pengunjung, yang terpenting adalah konsepnya.

“Karnaval dengan konsep jelas, saya optimistis  eksis jalan dan maju,” ungkap Akhyaruddin, usai memberikan pengarahan pada Coaching Clinic Fasilitasi Pembangunan Wisata Special Event di Hotel Ibis Solo. – tyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *