Pertumbuhan KPR & Kredit Kendaraan Melambat

BNI 46 saat melayani nasabah
BNI 46 saat melayani nasabah

JO, Solo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo mencatat berdasarkan jenis penggunaannya, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) bank umum cenderung mengalami pertumbuhan yang melambat.

Kepala kantor perwakilan bank setempat, Ismet Inono, mengungkapkan outstanding KPR bank umum pada Oktober 2013 mencapai Rp 3,68 triliun dengan mencatat pertumbuhan sebesar 16,26 persen (year on year).

“Perlambatan ini bersumber pada menurunnya kredit kepemilikan rumah tinggal tipe 22 sampai dengan 70, serta kredit rumah tangga untuk pemilikan rumah tinggal tipe di atas 70,” jelasnya, baru-baru ini.

Demikian pula dengan outstanding KKB bank umum pada Oktober 2013 mencapai Rp 339,57 miliar dengan pertumbuhan 18,75 persen (year on year). Tren pencapaian ini cenderung melambat jika dibandingkan pertumbuhan KKB periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 98,31 persen.

Ismet Inono menyatakan, kredit KKB bank umum didominasi oleh kredit kepemilikan mobil roda empat yang memiliki porsi 89,21 persen dari keseluruhan kredit kendaraan bermotor. Hal itu sejalan dengan kebijakan loan to value (LTV) mengenai penerapan manajemen risiko pada bank yang melakukan pemberian kredit atau pembiayaan pemilikan properti, kredit atau pembiayaan konsumsi beragun properti dan kredit atau pembiayaan kendaraan bermotor. – tml

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.