Tren Mebel Indonesia Merosot di Jerman

RAKERDA ASMINDO-Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asmindo Komda Soloraya, di Lorin Solo Hotel, Jumat (21/2)
RAKERDA ASMINDO-Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asmindo Komda Soloraya, di Lorin Solo Hotel, Jumat (21/2)

JO, Solo – Mebel produk nasional diharapkan mampu berkompetisi di pasar global. itu salah sati isu yang dibahas pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Komisariat Daerah (Komda) Solo Raya, di Lorin Solo Hotel Jumat (21/2/2014)

Terlebih diketahui produk mebel asal Indonesia untuk pasaran wholesaler di Eropa seperti Jerman, trennya mulai bergeser dan jumlahnya pun relatif sedikit.

Ketua Asmindo Komda Soloraya, Yanti Rukmana,  bahwa untuk meningkatkan kualitas produk mebel domestik agar lebih berdaya saing  perlu adanya pelatihan teknis di tingkat perajin.

“Kualitas produk menjadi fokus terpenting, dimana import sekarang mulai bangkit, konkritnya perbanyak pelatihan dan workshop ,” jelas Yanti.

Sedangkan tuntutan pasar mancanegara yang sangat selektif, menjadi tantangan tersendiri bagi perajin mebel domestik. “Kualitas senantiasa menjadi prioritas untuk menghasilkan produk mebel dari kayu ataupun rotan yang berdaya saing tinggi di pasaran,” pungkasnya. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *