The Park Mall Usung ‘Urban Art Festival’

JO, Solo Baru – Urban Art merupakan seni yang mencirikan suatu perkembangan kota yang memadukan berbagai seni traditional maupun modern yang muncul dalam masyarakat. Pada bulan Maret ini The Park mengusung tema Urban Art karena adanya keinginan untuk merespon kreativitas yang ada dimasyarakat dengan mengapresiasi karya seni yang berkembang di Sukoharjo Solo dan sekitarnya.

Hal ini diharapkan mampu memanjakan pengunjung mall dengan suguhan seni yang berbeda dan menjadikan The Park menjadi pusat perbelanjaan yang peduli akan seni dan budaya. The Park akan memamerkan berbagai pertunjukan seni ditengah-tengah masyarakat dengan cara melakukan kebebasan berekspresi di ruang publik.

Event  “Urban Art Festival” diusung  The Park untuk menjadi tema pada bulan Maret ini. Diawali dengan terselenggaranya event seni budaya yang bertajuk “Penggalangan Dana Pekerja Seni Solo Peduli Kelud” tidak kurang dari 55 group seniman dari berbagai penjuru Kota Sukoharjo, Solo dan sekitarnya berhasil memukau pengunjung The Park. Seniman kondang seperti Sahita, Endah Laras, dan puluhan kelompok seni di Solo menampilkan berbagai pertunjukan sebagai bentuk kepedulian seniman Solo kepada korban bencana Gunung Kelud.

Event ini mendapatkan respon yang luar biasa dari berbagai kalangan masyarakat yang ikut hadir dan menyumbang dana lewat para seniman-seniman tersebut. Para pengunjung dapat berpartisipasi dan menikmati berbagai kemeriahaan yang diselenggarakan The Park yang pastinya akan lebih menarik dari sebelumnya. Berbagai kemeriahan mulai dari Cosplay war in The Park, Flash Mob DJ 3D Mapping, International Ethnic dance by Japanese Dancer, Alang-alang Percussion Performance dan Guh’s Mana Painting with Ball  untuk pertama kalinya ditampilkan hanya di The Park, dapat anda nikmati bersama teman ataupun keluarga.

Yang akan membuat event “Urban Art Festival” kali ini lebih menarik yaitu dengan dihadirkannya Performance dari Wayang Kampung Sebelah. Wayang Kampung Sebelah (WKS) merupakan genre baru dalam dunia pewayangan yang diciptakan oleh sekelompok seniman asal Solo yang sekarang ini sudah merambah ke televisi nasional. – tyo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.