Pump It Up Favorit di King’s Fun

Pump It Up
Pump It Up

JO, SoloPump It Up atau PIU adalah dance simulator yang bikin kaki bergerak-gerak kayak penari, tapi bukan nari lho, just simulation dengan mengikuti panah yang bergerak, sesuai dengan ketukan lagu yang dipilih.

Hentakan kaki terus bergerak kesana-kemari. Tatapan mata terus berkonsentrasi mengamati petunjuk yang tampak pada layar. Tanpa disadari, konfigurasi hentakan kaki tersebut memunculkan gerakan koreografi yang elok. Ya, itulah Pumper sebutan bagi pemain PIU yang memang tak boleh kalah cepat dengan mesin game.

Tidak sulit menemukan permainan ini di game center, termasuk King’s fun (KF) di Hartono Mall. Keberadaannya pun mudah dikenali. PIU adalah video game musik seri yang dikembangkan oleh Nexcade dan diterbitkan oleh Andamiro, produsen Korea permainan arcade dan pertama kali muncul di Korea Selatan pada bulan Agustus 1999.

Sampai sekarang, penggemar permainan ini cukup banyak dan mempunyai komunitas tersendiri. PIU dibagi menjadi dua kategori, yakni speeder dan freestyler. Bagi pumper, kategori speeder biasanya mengejar skor dengan adu cepat. Speed yang harus ditempuh, juga harus dibarengi dengan keluwesan tubuh.

Berbeda dengan freestyle. Pada kategori ini, kecepatan bisa jadi nomor dua, karena yang diutamakan adalah koreografi. Tak sekedar hentakan kaki, freestyle memperlihatkan gerakan-gerakan estetis sebagai standar penilaian. Gerakan seperti breakdance, sampai tarian tradisional Indonesia bisa diaplikasikan, kendati musik latarnya bernuansa Korea.

PIU  terdiri dari beberapa tingkat kesulitan yaitu normal, hard, expert, freestyle dan nightmare.

Dan, KF lebih memikat pengunjung dengan menghadirkan sejumlah kompetisi game. Dalam memperingati setahun keberadaannya di mal Solo Baru ini, selain menyajikan permainan gratis. Event dan Promosi King’s Fun, Arip Sunandar, mengatakan di awal operasinya hingga saat ini pihak manajemen berupaya memanjakan pengunjung dengan serangkaian program promo.

“Bermunculannya game centre lain, bukan sebagai sebuah persaingan. Namun, kami hanya akan terus melakukan inovasi dan kerjasama dengan berbagai pihak, di usianya yang dua tahun berjalan ini” ujar Arip, saat ditemui disela even. Sabtu (29/3/2014). – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *