BTN Pasarkan SBR 001

Penjualan Produk Investasi

Manajer Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Singgih Gunarsa
Manajer Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Singgih Gunarsa

JO, Solo – Setelah melakukan pengembangan bisnis wealth management melalui pengembangan layanan BTN Prioritas di 24 Kantor Cabang, kini Bank Tabungan Negara mulai berkonsentrasi pada pengembangan produk investasi.

Setelah  sukses memasarkan produk investasi Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI 010 pada September 2013 dan Sukuk Negara Ritel Seri SR 006 pada Februari 2014, kini resmi ditunjuk oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk menjadi agen penjual Saving Bonds Ritel Republik Indonesia Seri SBR 001.

Bersama dengan 20 Agen Penjual lainnya Bank BTN ditunjuk untuk melakukan penjualan Saving Bonds Ritel Republik Indonesia Seri SBR 001 dimana instrumen ini baru pertama kali dikeluarkan oleh Pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan basis investor ritel. Penunjukan tersebut disambut dengan sangat antusias oleh Bank Tabungan Negara yang saat ini memang tengah gencar membuat dan memasarkan ragam produk non-banking untuk meningkatkan fee based income.

SBR 001 adalah produk investasi yang aman dan terjamin karena pembayaran imbal hasil dijamin oleh undang-undang. SBR 001 ditawarkan kepada nasabah individu di pasar perdana dengan masa penawaran dan kuota penjualan yang sangat terbatas dari tanggal 2 Mei s/d 22 Mei 2014.

“Jangka waktu kepemilikan selama 2 tahun dan jenis kupon mengambang dengan minimal (floating with floor) dimana suku bunga penjaminan LPS yang dijadikan benchmark,” terang Singgih Gunarsa, Manajer Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, di Royal Surakarta Heritage Hotel, Kamis (8/5/2014).

SBR memiliki karakter yang hampir sama dengan obligasi ritel Indonesia (ORI) serta sukuk ritel (SR). Namun dia menguraikan sejumlah perbedaan mendasar instrumen yang baru pertama kali ditawarkan pemerintah.

Dengan adanya fluktuasi tingkat bunga, nasabah tidak perlu khawatir apabila tejadi kenaikan suku bunga penjaminan LPS karena tingkat kupon yang akan dibayarkan juga akan meningkat mengikuti kenaikan suku bunga (penyesuaian dilakukan setiap 3 bulan),.

Disamping itu, nasabah diuntungkan dengan pemberian premium/spread sebesar 125 bps (1.25%) diatas bunga LPS, sehingga tingkat kupon SBR 001 akan selalu berada diatas tingkat bunga deposito. Pemerintah pun menjamin pembayaran imbalan/kupon dan pokok dilakukan tepat waktu dan online masuk ke dalam rekening tabungan investor.

Dengan jaminan keuntungan dan tidak ada risiko gagal bayar, para investor tidak perlu ragu dan khawatir untuk berinvestasi melalui Saving Bonds Ritel Republik Indonesia Seri SBR 001 yang dipasarkan melalui Bank BTN. – tyo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.