Tokoh Agama Pegang Peran Penting

seminaar : Mempererat Persaudaraan Kebangsaan dan Hubungan Lintas Kultural dalam Menghadapi Pilpes 2014, di selenggaakan oleh Forum Komunikasi Lintas Kultural (FKLK), di Ruang Pertemuan Bakorwil II Graha Solo Raya Solo. Jumat (16/5/2014)
seminaar : Mempererat Persaudaraan Kebangsaan dan Hubungan Lintas Kultural dalam Menghadapi Pilpes 2014, di selenggaakan oleh Forum Komunikasi Lintas Kultural (FKLK), di Ruang Pertemuan Bakorwil II Graha Solo Raya Solo. Jumat (16/5/2014)

JO, Solo – Seminar Lintas Kultral bertema Mempererat Persaudaraan Kebangsaan dan Hubungan Lintas Kultural dalam Menghadapi Pilpes 2014, di selenggaakan oleh Forum Komunikasi Lintas Kultural (FKLK), di Ruang Pertemuan Bakorwil II Graha Solo Raya Solo. Jumat (16/5/2014)

Seminar yang diikuti seratusan peserta itu terdiri dari berbagai kelompok dan budaya, disamping sejumlah ormas mahasiswa di kota Solo Raya tersebut bertujuan mampu membangun kesamaan visi untuk membangun Indonesia lebih baik dengan agenda Pemilihan Presiden (pilpres) nantinya.

Dosen Fiqh – Fak Syariah IAIN Surakarta, Drs Ahmad Hafidh, yang juga Wakil Direktur Aswaja Institute Surakarta menyampaikan pentingnya peran ulama atau pemimpin agama dalam pilpres.

“Tokoh agama belum tentu bisa menjadi katalisator munculnya pemimpin beramanah, tentang perannya pada umat terkait pilihan presiden, sebab akan sangat bergantung pada individual ulama masing-masing,” terangnya.

Sebab menurut Ahmad Hafidh, tokoh agama itu bagai pisau bermata dua, disatu sisi bisa menjadi baik disisi lainnya akan sangat menghancurkan dengan dalih kredo-kredo keagamaan.

Maka, yang menengahi dan menetralisir agar tidak terjadi penyalah gunaan yang dilakukan oleh tokoh agama melalui orientasi syariah, dengan menjadikan manusia sebagai sumber kebaikan, penegakan keadilan dan mampu mewujudkan kemaslahatan.

Pilpres dijadwalkan dilaksanakan 9 Juli 2014 mendatang, menjelang helatan tersebut, pilpres menjadi perbincangan hangat di seluruh lapisan masyarakat. Dan merata, tak hanya di forum resmi, mulai pasar tradisonal, warung wedang, mall maupun cafe topik yang dimunculkan pun selalu siapa presiden mendatang. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.