Alfamart Kunjungi 25 Panti Werdha

Peringati Hari Lanjut Usia Nasional  HLUN

Branch Manager Alfamart Dwesti Suhascaryo, menyerahkan santunan di Panti Werdha Dharma Bhakti Solo. Senin (26/5/2014)
Branch Manager Alfamart Dwesti Suhascaryo, menyerahkan santunan di Panti Werdha Dharma Bhakti Solo. Senin (26/5/2014)

JO, Solo – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, PT Sumber Alfaria Tijaya Tbk., pengelola ritel Alfamart menyerahkan bantuan berupa bahan makanan pokok, Senin (26/5/2014) di Panti Werdha Dharma Bhakti, Laweyan,Surakarta.

Branch Manager Alfamart Dwesti Suhascaryo mengatakan kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pada kaum lansia. “Selain menyerahkan bantuan, kami berkesempatan untuk bersilaturahmi, berinteraksi dengan para penghuni panti, serta melihat kondisi tempat tinggal para lansia,” ungkap Dwesti.

Jumlah lansia di Indonesia pada tahun 2014 yang mencapai 15 juta jiwa mendorong Alfamart untuk melakukan kegiatan sosial dengan tujuan membantu para lansia. “Tentu untuk menjaga agar para lansia yang tidak tinggal bersama keluarga kualitas hidupnya tetap terjaga, dibutuhkan peran aktif tidak hanya pemerintah melainkan banyak pihak, salah satunya peran swasta,” paparnya.

Menurut Dwesti, kegiatan sosial yang dilakukannya merupakan salah satu implementasi dari salah satu pilar Corporate Social Social (CSR) yang dijalankan Alfamart, yakni Alfamart Care. “Alfamart Care fokus kepada kegiatan sosial secara umum, yang dilakukan sebagai bentuk pengabdian perusahaan kepada masyarakat. Sepanjang 2013 kami konsisten melakukan kegiatan sosial reguler antara lain sunatan masal, donor darah, santunan kepada anak yatim piyatu, dan pasar murah,” tambah Dwesti.

Ditambahkannya, kegiatan ini memang digelar secara nasional dan dilaksanakan secara serentak oleh 27 cabang Alfamart, dimana ada sebanyak 25 Panti Werdha yang dikunjungi oleh masing-masing cabang.

Sementara pengelola Panti Wredha Dharma Bhakti, Suryanto menyambut positif kunjungan manajemen Alfamart. Menurut Suryanto, kunjungan yang dilakukan membuat para lansia merasa terhibur.

“Jika ada yang datang berkunjung, penghuni panti akan merasa senang karena ada yang memperhatikan. Bahkan, beberapa lansia juga gemar berbagi cerita mengenai masa mudanya kepada para pengunjung. Para pengunjung pun dapat mengambil nilai atau hikmah dari cerita dan pengalaman para lansia,” pungkas Suryanto. */ ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *