Mayat Sukardi Ditemukan Mengapung Di Sungai Silugonggo

Jasad di PatiJO, Pati – Sesosok mayat  laki-laki tua mengapung dipinggiran aliran sungai Silugonggo, turut Desa Bumirejo Kecamatan Juwana, Senin pagi, (30/6/2014), sekitar pukul 09.00.  Karena tak membawa identitas dipakaian yang dikenakan, mayat kakek itu sempat dibawa ke Rumah Sakit RAA Soewondo Pati.

Saat ditemukan,  petugas Polsek  Juwana bersama warga, tak menemukan identitas dipakaian yang dikenakan mayat tersebut.  Namun setelah berita  penemuan  itu menyebar ke masyarakat, mayat yang ditemukan mengapung itu, diketahui bernama Sukardi berusia 70 tahun warga Desa Growong Lor Kecamatan Juwana. Jasad Sukardi yang sempat dibawa ke RSUD RAA Soewondo, akhirnya dibawa pulang keluarganya untuk segera dimakamkan.

Kapolres Pati, AKBP Budi Haryanto, SIK melalui Kapolsek Juwana, AKP Sumarni kepada wartawan membenarkan, adanya penemuan mayat tersebut. Dan pihaknya segera memerintahkan sejumlah petugasnya, untuk ke lokasi penemuan, beberapa saat setelah menerima  informasi dari masyarakat.

”Sekira pukul 09.00 wib, seorang nelayan (tidak diketahui identitasnya), sedang melintas diperairan Sungai silugonggo. Kemudian melihat ada mayat terapung di Sungai, selanjutnya memberitahukannya kepada beberapa warga yang  kebetulan berada dipinggiran sungai, yang diteruskan ke Pemdes Bumirejo. Setelah itu, Sekdes Bumirejo Kecamatan Juwana, Sutono melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Juwana,” kata Kapolsek Juwana.

Berdasarkan keterangan tim medis Puskesmas Juwana,  Hardi Widiyono dan tim Inafis Polres Pati, pada jasad Sukardi  tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.  Saat ditemukan,  pada mayat Sukardi masih melekat baju hitam bergaris putih, mengenakan kaos dalam/singlet warna putih, mengenakan celana Kolor warna hitam, dan disaku celananya terdapat uang senilai Rp. 9000.

Sementara itu, salah seorang saksi mata, Sudarmin (53 tahun) warga  Desa Pamotan Rt 01/Rw 04 Kec. Pamotan Kab. Rembang, yang tinggal  dan menempati dibawah jembatan Juwana mengatakan, sehari sebelumnya, Minggu (29/6) sekitar pukul 11.30, dia melihat korban jatuh dari jembatan sungai.  Untuk mengevakuasi korban, sejumlah tim SAR diterjunkan ke lokasi penemuan. – */pas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *