14 Ribu Kamar, Target Sahid Grup

Hariyadi B Sukamdani, Presiden Direktur PT Sahid International Hotel Management (SIHM) & Corporate
Hariyadi B Sukamdani, Presiden Direktur PT Sahid International Hotel Management (SIHM) & Corporate

JO, Solo  –  Sahid Group berencana mengembangkan bisnis properti hotelnya, setidaknya membangun  10.000 kamar di Indonesia, empat tahun ke depan. Yang memang tidak lepas dari ‘koor’ Sahid Group fokus dibidang ini.

Presiden Direktur PT Sahid International Hotel Management (SIHM) & Corporate,  Hariyadi B Sukamdani menjelaskan, target pada tahun 2018, konservasi agresif ada sekitar 14.000 kamar yang akan dibangun. “Sekarang dalam posisi masih 4.500 kamar. Jadi masih ada sekitar 10.000 kamar,” terang Hariyadi kepada wartawan di sela – sela perayaan HUT Sahid Group Jateng & DIY sekaligus HUT Vice Chairman & Senior Vice President Sahid Group Juliah Sukamdani di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH). Selasa (8/7/2014)

Dalam pengembangan divisi bisnis Sahid Group secara global, tambah Hariyadi, pihaknya selalu berbenah dan mengkonsolidasikan seluruh aset yang dimiliki. Utamanya dalam hal properti, seperti hotel, mal, apartemen, kondotel, perkantoran, hingga rumah sakit (RS).

“Properti memang menjadi bisnis kami, dan hotel sebagai salah satu pelengkap, yang ke depan akan dilakukan penambahan,” katanya.

Maraknya persaingan kedepan, Hariyadi mengaku pihaknya melakukan pembenahan, termasuk membenahi organisasi, strategi pendanaan, maupun pemasaran. Sehingga ke depan yang  dikembangkan dan diharapkan jadi leading.

“Pembangunan properti hotel dilakukan baik bangun sendiri maupun kelola hotel lain. Karena saat ini cukup banyak yang bergabung dengan kita. Entah itu bangun dengan modal sendiri, gabung dengan kita, modal patungan, atau hanya kelola saja,” paparnya.

Tidak disebutkan secara pasti oleh Haryadi, berapa nilai investasi membangunan kamar dan hotel tersebut. Namun dia memastikan bahwa penambahan kamar tersebut akan dilaksanakan secara merata di Indonesia, Jawa secara keseluruhan, lalu Timika Papua yang kini sudah memasuki tahapan konstruksi. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: