BILI Kaji Lansiran Kawalpemilu.org

situsJO, Solo – Dari data perolehan suara yang dilansir www.kawalpemilu.org, yang dilakukan sejak beberapa waktu lalu, diduga terdapat ketidak benaran dan telah melampaui kewenangan, sehingga terbuka kemungkinan pelanggaran peraturan.

Untuk itu demi keutuhan bangsa dan NKRI, BILI ( Biro Investigasi Lelembut Indonesia) saat ini sedang melakukan kajian hukum terhadap data perolehan suara dan terkait segala sesuatunya yang berkaitan dengan pemilu yang di publish situs www.kawalpemilu.org .

Dan, dari kajian tersebut akan menjadi pertimbangan apakah pelu ditempuh jalur hukum atau tidak. Kajian-kajian tersebut berlandaskan dari UU IT, UU Rahasia Negara, UU Pemilu, UU Pers dan KUHP.

Menurut Sesepuh BILI, Ki Jlitheng Lare Angon menyimpulkan terhadap berita yang di rilis website tersebut bahwa, Jumlah suara yang ada di Form C1 banyak yang tidak sama dengan jumlah suara yang ada di form DA1 dan DB1

“Banyak TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang melakukan coblosan ulang, namun telah diklaim perhitungan surat suara masuk 100 persen,” papar Ki Jlitheng. Sabtu (19/7/2014).

Menurut BILI, bahwa pemunculan data perolehan suara yang di retas oleh situs www.kawalpemilu.org, diduga merupakan langkah yang sembrono yang berpotensi mempertajam gesekan, yang bertujuan menghasut rakyat.

“Ada indikasi memperuncing gesekan, dan hasutan melalui data yang disajikan berakibat memecah belah keutuhan bangsa,” kata Ki Jlitheng.  Minggu (20/7/2014). – tyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *