Azana Diantara Operator Hotel

Corporate General Manager Azana Hotel Management, Bonaventura Christiani ( tengah), Porwanty Astuty (kiri) Corporate Marcomm Manager, usai jumpa media, Sala View Hotel. Sabtu (13/9/2014)
Corporate General Manager Azana Hotel Management, Bonaventura Christiani ( tengah), Porwanty Astuty (kiri) Corporate Marcomm Manager, usai jumpa media, Sala View Hotel. Sabtu (13/9/2014)

JO, Solo – Menginjak usia ke sembilan tahun, Azana Hotel Management kian inovatif dan kreatif mengatur strategi pengelolaan hotel di grupnya. Dengan mengoptimalkan aset yang dimiliki, guna membentuk karakteristik sumber daya manusia yang handal. Terlebih target mengoperasikan 28 hotel hingga 2015.

General Manager and Sales Marketing Conference 2014, sebuah langkah besar untuk memenuhi ambisinya ini, merupakan agenda tahunan kedua, mensikapi dan mengambil peluang bisnis, mengatur strategi marketing di tahun 2015.

Corporate General Manager Azana Hotel Management, Bonaventura Christiani menyatakan, beberapa hotel di bawah kendali manajemennya siap meramaikan industri perhotelan. The Azana Hotel Jogja, The Azana Hotel Jakarta, Grand Forris Hotel Jogja, Front One Hotel Surabaya, Front One Hotel Malang, Front One Hotel Semarang, Quin Hotel Surabaya serta Quin Hotel Jakarta.

“Potensi Indonesia Timur, jadi fokus pengembangan kami, pasarnya masih sangat terbuka luas,” papar Chris, panggilan akrab Corporate General Manager Azana Hotel Management, saat jumpa pers, di Sala View Hotel, Sabtu (13/9/2014).

Wilayah Timur yang kini menjadi bidikannya, seperti Tarakan, Lombok, Kendari, Surabaya, Madura dan Kutai. Selain di kota-kota besar, juga ekspansi bisnis ke daerah pinggiran di mana belum banyak kompetitor.
Corporate Marketing Communication Manager, Porwanty Astuty, konsep pengembangan bidikan pasar tetap pada segmen meeting, incentive, convention and exhibition (MICE) berkontribusi besar bagi perhotelan selama ini.

“MICE tetap menjadi tujuan utama bidikan kami, tingginya persaingan hotel bintang, Azana tetap optimistis tampil kompetitif,” tambah Tuty.
Menurutnya, selain didukung sumberdaya manusia berkualitas, operator hotelnya senantiasa mengaplikasikan teknologi baru, termasuk bekerjasama dengan booking engine. Pengibaran bendera Azana Hotel Management merupakan kebijakan bisnis selain tuntutan organisasi, pelayanan dan berkontribusi pada stakeholder. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *