Organisasi Pedagang Pasar Sukoharjo Pecah

“Ini bukan organisasi tandingan…”

Sejumlah pengurus HPPIS ketika menggelar acara “Musyawarah Pedagang” pembentukan organisasi pedagang yang baru, di sebuah rumah makan di Sukoharjo, Senin (22/9/2014). (Foto:Zaenal Huda)
Sejumlah pengurus HPPIS ketika menggelar acara “Musyawarah Pedagang” pembentukan organisasi pedagang yang baru, di sebuah rumah makan di Sukoharjo, Senin (22/9/2014). (Foto:Zaenal Huda)

JO, Sukoharjo –  Di tengah belum selesainya kasus sengketa pembangunan Pasar Ir. Sukarno. Perpecahan pun muncul di kalangan pedagang. Mereka yang semula tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Kota (HPPK) Sukoharjo, kini muncul organisasi baru yang dideklarasikan dengan nama Himpunan Pedagang Pasar Ir. Sukarno (HPPIS).

Kepada Jateng Online, Senin (22/9) Ketua baru HPPIS Wiwid Sumbarwoko menampik tudingan, bahwa organisasi yang baru saja didirikannya itu merupakan sempalan dari organisasi lama atau bahkan tandingan. Dia justru mengatakan, bahwa apa yang dilakukannya adalah legal alias sudah mendapat restu dari berbagai pihak terkait.

“Termasuk diantaranya Disperindag Pemkab Sukoharjo, Kesbanglinmas maupun kepolisian. Dan ini bukan organisasi tandingan. Kami justru akan saling melengkapi satu sama lain,” jelasnya.

Dikatakannya, pendirian organisasi ini sebagai upaya untuk memenuhi aspirasi kalangan pedagang yang berjumlah sekitar 1500 orang, yang sebagian besar tidak tertampung pada organisasi sebelumnya. Kendati demikian, pihaknya memberi kebebasan kepada semua pedagang pasar untuk memilih.

“Terkait soal gugat menggugat yang dilakukan pihak-pihak yang bersengketa atas nama pembangunan pasar, kami jelas tidak akan ikut campur. Justru dengan berdirinya organisasi ini, kami akan ikut mendorong agar persoalan pasar cepat selesai. Karena pasar jelas menjadi lahan kehidupan kami,”paparnya.

Disinggung soal berapa jumlah anggotanya, dia menyatakan undangan yang dia sebar memang hanya 60 lembar. Namun demikian, siapa pun pedagang pasar Sukoharjo yang ingin bergabung, pihaknya akan menerima dengan tangan terbuka.  –hud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *