1 Oktober 2014, Garuda Cabut Komponen Airport Tax

Garuda-JO, Solo – Keputusan yang cukup kontroversial dikeluarkan manajemen maskapai penerbangan Garuda Indonesia dengan mencabut pemungutan airport tax dari komponen tiket pesawat. Selanjutnya pelaksanaan pemungutan airport tax akan dilakukan oleh pihak Airport Authority pada saat proses check in.

Keputusan itu efektif berlaku mulai 1 Oktober 2014 mendatang. Seiring habisnya masa kontrak jual antara Garuda Indonesia pusat dengan pihak airport authority. Terutama pemungutan airport tax untuk rute penerbangan domestik. Kali pertama Garuda Indonesia memasukkan airport tax kedalam komponen tiket sejak 4 Oktober 2012 lalu dan akan berakhir pada 30 September 2014. Masing-masing bandara punya tarif berbeda untuk airport tax rute domestik, seperti Bandara Adi Soemarmo Solo memberlakukan airport tax sebesar Rp30 ribu, sedang di Jakarta sebesar Rp40 ribu.

“Sistem pemungutan Airport Tax yang menjadi satu dalam tiket sebenarnya dinikmati oleh pelanggan Garuda. Dan pihak Garuda juga merasa senang bisa memasukkan airport tax dalam komponen tiket. Paling tidak hal itu untuk menunjukkan transparansi, sekaligus menjaga citra flagcarier penerbangan di Indonesia,” papar Sales and Marketing Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Endy Latief, kepada wartawan, Rabu (24/9/2014).

Sosialisasi pencabutan airport tax tersebut dilakukan pihak Garuda melalui berbagai media diantaranya jejaring sosial media, SMS broadcast maupun melalui milis di internet. Hal itu dilakukan jauh-jauh hari agar tidak terjadi salah persepsi bagi para pelanggan. Menurut Endy, ketika dilakukan broadcast banyak pelanggan Garuda yang kecewa. Karena dinilai praktis, karena konsumen tak harus mengantre lagi pada saat check in di bandara.

“Semoga saja ada kebijakan yang juga berlaku secara umum –baik pihak Garuda maupun maskapai penerbangan nasional lainnya. Termasuk pemberlakukannya untuk rute domestik maupun internasional. Selama ini kita tetap mengacu pada instruksi resmi dari Garuda Indonesia pusat, meski beberapa waktu terakhir muncul wacana airport tax akan dimasukkan dalam komponen tiket,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pembelian tiket guna penerbangan pada bulan Oktober yang sudah memasukkan airport tax didalam tiket, maka calon penumpang tak perlu lagi membayar airport tax saat di bandara. Koordinasi antar korporat juga telah dilakukan antara Garuda dengan pihak bandara, terkait pemungutan airport tax tersebut. Termasuk akan ada rekonsiliasi atau pengembalian uang dari airport tax selama masa transisi. –tyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *