Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga

Petugas forensik Polres Boyolali ketika mengevakuasi korban meninggal dari Sungai Pepe, Senin (6/10). ( Foto: Zaenal Huda)
Petugas forensik Polres Boyolali ketika mengevakuasi korban meninggal dari Sungai Pepe, Senin (6/10). ( Foto: Zaenal Huda)

JO, Boyolali – Sesosok mayat tanpa identitas berkelamin laki-laki menggegerkan warga Desa Kedung Mulyo Kecamatan Ampel, Senin (6/10) siang. Mayat yang telah berbau menyengat itu diperkirakan berusai 47 tahun dan diduga telah meninggal beberapa hari ditemukan mengapung di Sungai Pepe.

Saksi penemuan mayat atas nama Suparno (55) warga setempat mengatakan, dirinya saat itu tengah berada di kebun, dan mencium bau busuk sangat menyengat dari arah sungai. Dia kemudian mendatangi sungai untuk mencari asal bau tersebut. Setibanya di sungai, dirinya dikagetkan adanya sesosok mayat mengapung dengan posisi telungkup. “Karena kaget, saya langsung lari begitu saja sambil teriak tolong… tolong,” kata dia.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Ampel berikut petugas medis Puskesmas setempat datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Jasad pria tanpa identitas tersebut kemudian dievakuasi dari sungai dan dilakukan pemeriksaan.

Hasilnya, menurut Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Ampel, AKP Marjoko, pihaknya tidak mendapati identitas korban, mengingat jasad korban saat ditemukan dalam kondisi setengah telanjang, yakni tidak mengenakan celana.“Juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada jasad korban,” kata Kapolsek.

Korban diperkirakan tewas sejak 3-4 hari lalu. Dugaan ini dengan melihat kondisi fisik jasad korban yang sudah membusuk dan menggembung. Menurut Kapolsek, ciri-ciri fisik jasad korban di antaranya usia paruh baya, mengenakan baju doreng warna hijau lengan panjang. Saat ini meski tidak ditemukan unsur pidana pada jasad korban, namun petugas berupaya mengungkap identitas korban. Hanya saja, terkendala tidak adanya kartu identitas. Tak hanya itu, petugas juga kesulitan karena tidak ada ciri-ciri khusus pada mayat tersebut.

Terkait ini, petugas menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, untuk melapor ke polisi. Sedangkan jasad korban dibawa ke kamar mayat RSU Pandanarang Boyolali. – uda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *