Syukuran Pelantikan Jokowi Jadi Presiden

Dari Murid SD, Hingga Walikota Gelar Tumpengan

Murid-murid SDN Tirtayasa ketika menggelar syukuran atas pelantikan Presiden Jokowi. Nampak salah seorang guru menyerahkan tumpeng kepada seorang anak yang memakai topeng Jokowi. (Foto: Zaenal Huda)

JO, Solo – Evoria pelantikan Joko Widodo menjadi Presiden RI ke tujuh ternyata membuat warga Solo benar-benar menikmati suasana tersebut. Bahkan dari kalangan murid sekolah dasar, pedagang pasar, hingga Walikota Solo larut dalam suasana kegembiraan atas pelantikan Presiden asal Solo tersebut.

Pantauan Jateng Online di sejumlah tempat, Senin (20/10) menyebutkan, kendati pelantikan berlangsung di Jakarta, namun atmosfir pelantikan Joko Widodo (Jokowi) di Solo, yang nota bene daerah lelaki itu berasal menjadikan suasana itu menjadi semarak.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo bersama sejumlah pemuka agama ketika melakukan doa bersama usai kirab tumpeng tujuh dalam syukuran pelantikan Jokowi menjadi Presiden RI ke tujuh. (Foto: Zaenal Huda)
Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo bersama sejumlah pemuka agama ketika melakukan doa bersama usai kirab tumpeng tujuh dalam syukuran pelantikan Jokowi menjadi Presiden RI ke tujuh. (Foto: Zaenal Huda)

Sebut saja, evoria pelantikan Jokowi di SDN Tirtayasa Gumunggung persisnya di belakang Terminal Tirtonadi Solo. Para murid sekolah dasar itu sejak pukul 07.00 pagi terlihat telah menenteng puluhan gambar poster Jokowi dalam berbagai kegiatan. Mereka lantas memasang gambar itu berjajar seiring pemotongan nasi tumpeng oleh seorang guru kepada salah satu murid lelakinya yang memakai topeng Jokowi.

“Acara ini memang sengaja kami adakan sebagai ujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pelantikan pak Jokowi menjadi Presiden. Semoga, pendidikan di Indonesia tambah maju, anak-anak semakin cerdas,” kata Atik begitu biasa dipanggil selaku Kepala Sekolah SDN Tirtayasa.

Sejumlah pedagang Pasar Gede mengenakan topeng Jokowi usai pelantikan mantan Walikota Solo itu menjadi Presiden RI ke tujuh. (Foto: Zaenal Huda)
Sejumlah pedagang Pasar Gede mengenakan topeng Jokowi usai pelantikan mantan Walikota Solo itu menjadi Presiden RI ke tujuh. (Foto: Zaenal Huda)

Lain halnya dengan acara yang diadakan para pedagang Pasar Gede, sambil mengenakan topeng Jokowi, mereka berteriak yel-yel “Jokowi Presiden..!” hingga berkali-kali. “Saya sangat senang dengan Pak Jokowi dilantik jadi Presiden. Beliau sering datang ke sini dekat dengan pedagang, saya sendiri pernah disalami dan foto bareng,” jelas Ny. Surati pedagang palawija, disusul kemudian dengan acara makan tumpeng bersama.

Sementara itu, Wakilota Solo FX Hadi Rudyatmo memimpin langsung upacara kirab tujuh tumpeng yang menandakan tujuh presiden termasuk Jokowi sebagai presiden ke tujuh. Kirab dimulai dari depan Loji Gandrung hingga Bundaran Gladak, diiringi sepur kluthuk Jaladara dan satu buah armada bis tingkat.

Puncaknya, acara doa bersama yang diwakili lima tokoh agama ditambah satu dari perwakilan agama Khong Hu Chu disaksikan ratusan masyarakat Solo yang ikut meramaikan acara tumpeng tujuh dan doa bersama tersebut.

Ketujuh tumpeng itu yakni, dua buah tumpeng nasi kuning, dua buah tumpeng sega golong, dua buah tumpeng sega liwet dan sebuah tumpeng nasi gudangan. “Doa bersama ini, sebagai ujud kerukunan antarumat beragama, yang saling mendoakan khususnya atas pelantikan pak Jokowi sebagai Presiden RI ke tujuh,” jelas Walikota FX Hadi Rudyatmo disusul pemotongan tumpeng dan diserahkan kepada salah satu pengemudi becak yang hadir di acara itu. – uda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *