Ratusan Pelajar Tanda Tangan Tolak Narkoba

Para pelajar ketika menorehkan tanda tangan sebagai bentuk penolakan penggunaan narkoba. (Foto: Zaenal Huda)
Para pelajar ketika menorehkan tanda tangan sebagai bentuk penolakan penggunaan narkoba. (Foto: Zaenal Huda)

[slider effect=”slide”]

[slide]

[slide_text]

Slide Heading 1

Optional slide content. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus. Etiam varius dui eget lorem elementum eget mattis sapien interdum.

[/slide_text]

[/slide]

[slide]

[slide_text]

Slide Heading 2

Optional slide content. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus. Etiam varius dui eget lorem elementum eget mattis sapien interdum.

[/slide_text]

[/slide]

[slide]

[slide_text]

Slide Heading 3

Optional slide content. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus. Etiam varius dui eget lorem elementum eget mattis sapien interdum.

[/slide_text]

[/slide]

[slide_video src=”39683393″]

[/slider]

[col type=”half”]

Insert your content here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus.

[/col]

[col type=”one-fourth”]

Insert your content here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus.

[/col]

[col type=”one-fourth last”]

Insert your content here. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus.

[/col]

JO, Sukoharjo – Sekitar tujuh ratusan siswa SMP dan SMA se Kabupaten Sukoharjo mengikuti penyulahan antinarkoba di halaman Carefour Solo Baru Sukoharjo. Selain mengikuti penyuluhan para pelajar tersebut, juga menorehkan tanda tangannya di selembar kain putih sepanjang 28 meter, sebagai bentuk Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober lalu.

Pantauan di lokasi, yang diadakan pada Kamis (30/10/2014), acara yang diadakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Cabang Sukoharjo tersebut juga melibatkan instansi terkait seperti, Polres Sukoharjo, Granat Solo dan lain sebagainya, sebagai bentuk penolakan narkoba jenis apa pun.

Ketua BNN Cabang Sukoharjo Agus Widjanarko mengatakan, dari data yang ada, angka per tahun pengguna narkoba selalu bertambah. Hal itu pertanda, satu polisi sebagai aparat penegak hukum sukses menangkap mereka. Namun hal itu juga sebagai pertanda, bahwa pemakai narkoba itu semakin banyak.

“Maka saat ini terdapat dua persoalan pokok. Pertama, persoalan keberadaan para bandar narkoba yang mengedarkan barangnya, yang kedua adalah generasi muda sebagai penerus bangsa yang mengonsumsi barang terlarang tersebut.”

Maka harapannya kata dia, untuk saat ini pendekatannya lebih kepada para pengguna narkoba. Karena ada pasal yang menerangkan, bahwa siapa yang terkena narkoba pemerintah bertanggung jawab menyembuhkan. “Maka hari ini kita memasyarakatkan, bahwa orang yang kena narkoba itu bukanlah sebagai aib. Akan tetapi mereka pantas untuk disembuhkan,” tandasnya

Tapi untuk pengedar narkoba kata dia, sebaiknya segera ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara bahkan sebaiknya, tidak ada grasi-grasi lagi untuk mereka. Di sisi lain, pengonsumsi narkoba pun mengalami pergeseran, jika dulu pemakai narkoba adalah pekerja, maka untuk saat ini justru pemakainya banyak pelajar usia sekolah, dimana klasifikasinya adalah mereka yang menyalahgunakan pemakaian obat.

Di sisi lain, Agus juga mengatakan, kaitannya penandatanganan kain sepanjang 28 meter. Memiliki makna bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda, fokusnya tidak hanya pembangunan secara fisik namun pembangunan mental juga sangat diperlukan. – uda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *