Kisruh DPR, Anggota Belum Gajian

JO – Anggota DPR RI belum menerima gaji hingga November 2014. Keterlambatan pembayaran gaji diduga karena kisruh yang terjadi di dalam tubuh parlemen tak kunjung usai.

Salah seorang anggota DPR, Nico Siahaan mengaku hingga kini dirinya belum gajian. Karena kekisruhan antara dua kutub politik ini mengakibatkan alat kelengkapan dewan yang mengurusi gaji anggota DPR dan para staf belum terbentuk.

“Belum (gajian), benar. Harusnya yang saya tahu kan akhir bulan ini kita sudah gajian. Ya ini kan karena alat kelengkapan dewan belum terbentuk. Kayak baleg, BURT. Itu belum,” ujar Nico di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/11).

Nico tidak menganggap bahwa alat kelengkapan dewan dan komisi yang dibentuk KMP itu sah. Menurut dia, pembentukan alat kelengkapan dewan belum terjadi karena DPR masih terbelah.

“Itu kan belum kuorum. Masak yang datang, milih 25 – 27 orang. Terus nanti 25-27 orang itu yang kerja? Enggak bakal bisa, enggak bakal bisa. Harusnya 45 orang atau 50 orang. Itu belum sah,” terang Nico.

“Makanya kita gelar paripurna ini bahas lagi penetapan komisi versi kita yang proporsional dengan asas musyawarah mufakat,” imbuhnya.

Nico menjelaskan, harusnya sejak dilantik alat kelengkapan dewan sudah terbentuk. Namun sayang, karena kisruh sehingga dia menganggap AKD belum terbentuk.

“Enggak. Kita kan di sini harusnya bulan pertama sudah kerja. AKD sudah terbentuk. Tapi, nyatanya kan belum kelar,” pungkasnya.- tml

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *