‘Bentrok Fisik, Provokator Diamankan’

JO, Boyolali – Suasana tegang tiba-tiba muncul ketika sejumlah massa dan aparat keamanan berhadapan langsung di depan Depo PT Pertamina Terminal BBM Teras. Menyusul gagalnya mediasi, antara massa yang merasa dirugikan akibat tumpahan dan kebakaran yang menimbulkan pencemaran di lingkungan area pertanian. Bentrok fisik pun tak terelakkan meski, akhirnya bisa ditebak, massa kocar-kacir setelah dibubarkan petugas dengan barisan pagar betis.

Sementara pantauan di lapangan, Kamis (13/11/2014) menyebutkan, atas bentrok fisik tersebut, sejumlah pendemo terpaksa diamankan petugas lantaran diduga kuat sebagai pelaku provokator. Aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu akhirnya harus berakhir ricuh. Namun kemudian, setelah situasi berhasil dikendalikan petugas, hingga akhirnya massa yang terdiri dari sejumlah petani dan elemen ormas itu bubar lari kocar-kacir.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kabag Ops Polres Boyolali, Kompol I Wayan Sudita ketika dikonfirmasi atas bentrok fisik itu mengatakan, pihaknya sengaja menggelar simulasi ini bertujuan sebagai langkah antisipasi, persiapan Polri dalam pengamanan menghadapi kondisi darurat.

“Tujuannya sebagai antisipasi, persiapan kita manakala ada kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan. Seperti anarkhisme atau keributan yang besar,” kata Wayan Sudita usai simulasi dengan raut puas.

Dia juga mengatakan, selain melibatkan aparat kepolisian, peragaan simulasi menghadapi kondisi darurat itu, juga melibatkan satuan pengamanan (satpam). Sehingga dengan latihan ini maka apapun situasinya, tidak hanya polisi, kalangan pengamanan swakarsa pun harus selalu siap. – uda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.