HTI Demo Tolak Kenaikan BBM

JO, Solo – Aksi demo menentang kenaikan BBM, kembali terjadi di Solo. Kali ini sekitar dua ratusan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ikut menggelar aksi demo menolak kenaikan BBM. Mereka menilai, kebijakan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK dalam menaikkan harga BBM adalah suatu kebijakan dzalim dan khianat.

Pantauan di lapangan, Rabu (19/11/2014) menyebutkan, massa HTI ternyata telah berkumpul di Bundaran Gladag pada pukul 12.30. dengan membawa puluhan poster rontek lazimnya massa HTI berdemo di mana pun. Mereka juga membawa para wanita dan anak-anak, untuk melakukan aksi tersebut.

Humas HTI DPD II Solo Raya Sarwidi Abu Naufal dalam orasinya mengatakan, pemerintah Jokowi-JK belum genap berusia sebulan, ternyata telah berbuat dzalim dan khianat kepada seluruh rakyat Indonesia.

Mereka justru mempertanyakan, apakah sedemikian gawatnya kondisi APBN sehingga subsidi harus dipangkas sedemikian rupa.

“Padahal, ironisnya, APBN itu kan tidak terserap semua. Tahun 2013 lalu, masih ada sisa anggaran lebih dari Rp 20 trilyun. Sisa anggaran tahun 2014, diprediksi malah lebih besar dari tahun sebelumnya,” ujar Sarwidi.

Oleh karena itu lanjut dia, kebijakan menaikkan BBM memang harus ditolak. Alasannya, pertama hal itu adalah dzalim, Karena akan menyengsarakan rakyat, berdampak pada kenaikan semua sektor yang lain. Penghematan yang akan dilakukan pemerintah Jokowi-JK, justru tidak sebanding dengan penderitaan rakyat Indonesia seluruhnya.

“Kita tahu 65 persen, pengguna BBM itu rakyat menengah ke bawah. Sementara orang kaya memanfaatkan BBM itu hanya 2 persen. Ini berarti, kebijakan ini telah menyengsarakan rakyat, dan rakyat telah didzolimi pemimpinnya,” kata dia. – uda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *