BI Luncurkan Buku Pedoman Kebanksentralan

JO, Solo – Bank Indonesia menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Salah satunya ditandai dengan penerbitan buku panduan guru ekonomi SMS/MA muatan kebanksentralan. Bekerjasama dengan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, membuat materi tentang kebanksentralan. Materi itu menjadi salah satu materi ajar dalam kurikulum 2013, untuk pelajaran ekonomi tingkat sekolah menengah atas dan madrasah aliyah.

Lambok Siahaan menandatangani buku kebanksentralan di BI Solo Rabu (26/11/2014) kemarin di Kantor BI Solo, digelar peluncuran buku Pedoman Kebanksentralan, oleh Lambok Antonius Siahaan, Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, yang dihadiri oleh Wawali Surakarta, Muspida dan sejumlah perwakilan Dinas Pendidikan kabupaten kota se Solo Raya.

“Buku ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Indonesia untuk dunia pendidikan dalam hal materi kebanksentralan, khususnya untuk guru ekonomi. Kami berharap memberi manfaat yang besar agar guru bisa memahami kebanksentralan. Termasuk tentang keberadaan institusi keuangan indonesia termasuk kebijakan-kebijakan moneter dan ekonomi.”ungkap Lambok Antonius Siahaan, usai acara.

Program buku pedoman tersebut akan diimplementasikan secara bertahap mulai tahun 2014 ke seluruh SMA/MA. Buku itu akan distribusikan ke 15.483 SMA dan MA di seluruh Indonesia. Diakui jumlahnya saat ini masih terbatas namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan cetak ulang lagi yang semua tetap dibiayai oleh BI. “Jumlahnya memang masih terbatas. Tapi materinya juga sudah bisa diunggah di website BI,”imbuhnya.

Sementara itu Ismet Inono, Kepala Kantor Perwakilan BI Solo mengatakan pihaknya akan terus mendukung sosialisasi mengenai kebanksentralan tersebut, baik melalui buku untuk guru maupun langsung pada siswa. Sejumlah kegiatan yang sudah dilakukan antara lain sosialisasi ke pelajar menengah tentang materi kebanksentralan, kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di Solo dan lomba duta tabunganku tingkat SMA.

“Seperti hari ini juga digelar lokakarya kebangsentralan guru ekonomi SMA/MA, harapan kami agar masyarakat memahami segala pengetahuan tentang kebanksentralan di Indonesia,”tandas Ismet.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan dana CSR BI berupa bantuan dana untuk MA Muhammadiyah Bekonang Mojolaban Sukoharjo sebesar Rp 100 juta dan
SMA Ad Dhuha Gentan Baki Sukoharjo sebesar RP 50 juta untuk laboratorium.  – jia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *