Trafficking , AT Lahirkan Bayi Laki-laki

JO, Sukoharjo – Setelah 9 bulan mengandung, AT, korban trafficking yang diduga melibatkan Raja Solo PB XIII, Selasa Pon (25/11/2014) pagi kemarin melahirkan bayinya. Bayi laki-laki dilahirkan AT di RS Moewardo Solo pada Selasa dini hari pukul 03.10, dengan melalui operasi cesar.

Kabar gembira tersebut disampaikan Asri Purwanti, penasehat hukum AT Rabu (26/11/2014) kemarin. “Cucuku sudah lahir, laki-laki. Anaknya ganteng sekali,” itu isi pesan melalui BBM dari Asri pada koran ini, Rabu pagi kemarin. Siangnya, Asri baru bisa menjelaskan kabar gembira tersebut secara langsung pada sejumlah wartawan.

Diketahui Asri sangat bersemangat untuk membantu dan mendukung AT selama kehamilannya, bahkan sejak awal ia sudah menjadikan anak AT kelak sebagai anak asuhnya.

“Benar bayi AT sudah lahir Selasa dini hari kemarin, lahir dengan berat 3,1 kg dan panjang 48 cm. Cakep sekali, kulitnya kemerahan, bersih, matanya bening berbinar, lincah tapi tidak cengeng,”ungkap Asri menggambarkan bayi AT sambilmemperlihatkan foto si bayi yang ada dalam gendongannya.

Dikatakan Asri, saat ini AT dan sang bayi berada di rumah sakit, untuk pemulihan. Namun keduanya sehat dan akan segera pulang. Setelah kelahiran bayinya, AT akan kembali menjalani kehidupan normalnya, dengan kembali meneruskan sekolahnya dengan kehidupan remajanya.

“Saya sudah benjanji akan membantu AT sampai tuntas, setelah kelahiran bayinya ada banyak rencana. Untuk AT dia akan kembali menjalani kehidupannya sebagai remaja dan pelajar. Akan meneruskan sekolah. Lalu untuk sang bayi, saya dan keluarga akan merawat dan melimpahi kasih sayang. Kalau langkah hukum prosesnya terus kami kawal. Oya, termasuk kita juga akan tagih janji pada sejumlah pihak yang berjanji akan menjamin kehidupan AT dan bayinya sampai dewasa nanti, baik jaminan keselamatan, jaminan pendidikan maupun jaminan kesehatan.”ungkap Asri.

Asri mengakui perjuangannya masih panjang, sampai AT dan anaknya mendapatkan hak-hak mereka. Saat ini yang tidak kalah penting menurut Asri, adalah usaha melegalkan anak AT dalam sebuah pengakuan hukum secara resmi. Diakui anak AT lahir tanpa ayah yang sah secara hukum. Dalam waktu dekat Asri akan mendaftarkan keabsahan bayi AT secara hukum melalui pengadilan. “Nanti kita akan ajukan permohonan hak asuh untuk ditetapkan oleh pengadilan. Rencananya bayi AT akan dimasukkan dalam KK keluarga AT. Agar secara hokum ia juga mendapatkan hak untuk masa depannya nanti. misalnya untuk sekolah dan bekerja nanti,”ungkap Asri.

Ditegaskan Asri, ia harus menuntaskan perjuangan ini, keadilan untuk AT dan anaknya tetap harus ditegakkan. Ia sudah berjanji akan membantu AT. Bahkan tidak hanya untuk AT saja, Asri juga menyatakan siap mendedikasikan diri dan profesinya untuk membela kaum perempuan dan anak yang tersakiti. – jia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *