Black List Rekanan Proyek di Karanganyar

JO, Karanganyar – Sejumlah rekanan pelaksana proyek milik pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terancam tak bisa mengikuti lelang pada 2015 mendatang. Pasalnya, sejumlah kontraktor itu mempunyai hasil kerja buruk dan masuk daftar hitam calon rekanan proyek pembuatan infrastruktur 2015.

Salah satu rekanan pasti diputus kontrak adalah rekanan proyek pembangunan kantor Kecamatan Kebakkramat. Pasalnya proyek senilai Rp 3 miliar seharusnya rampung 50 persen lebih pada November 2014 lalu ternyata jauh dari harapan.

“Daripada dilanjutkan, namun dengan risiko bangunannya bermasalah lebih baik diputus kontrak. Pak bupati sampai marah besar saat sidak (inspeksi mendadak) kemarin. Bestek, jadwal dan seluruhnya kurang bagus,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo kepada wartawan, Rabu (3/12).

Dengan pemutusan kontrak kerja, pembangunan kantor Kecamatan Kebakkramat otomatis gagal pada tahun ini. Pemkab enggan menggunakan jasa rekanan itu untuk melanjutkan pekerjaan karena sudah jelas-jelas tidak berkualitas. Adapun penyelesaian proyek direncana ulang secara lebih seksama dengan anggaran 2015.

Rohadi Widodo mengatakan, kemampuan finansial calon rekanan proyek menjadi salah satu bahan pertimbangan kerjasama.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Didik Joko Bakdono mengatakan, Pemkab menyiapkan evaluasi total hasil kerja rekanan. Hasil capaian masing-masing rekanan jelang termin terakhir dilaporkan ke Bupati Juliyatmono.

Nantinya, rekanan dengan performa bagus dipersilakan mengikuti lelang terbuka proyek bersumber dana APBD 2015. Sebaliknya, rekanan dengan rapor merah berkesempatan kecil lolos seleksi. – adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *