Lebih Dekat Dengan Ketua HIPMI Cilacap

JO, Cilacap – Harapan masyarakat akan perbaikan kebijakan dan pelayanan publik di berbagai bidang meningkat seiring hadirnya Presiden Joko Widodo yang secara demokratis menggantikan pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Dalam hal ini Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendapat tantangan terlibat untuk ikut menjawab harapan itu.

Calon Ketua BPC HIPMI Cilacap, Eny Kusumaningrum, karena secara resmi dilantik per 31 Januari 2015 mendatang, menegaskan hal itu saat bincang santai dengan JO, memaparkan visi dan misinya di Restoran Hotel Dafam Cilacap, Kamis (12/12/2014) malam.

Menurut dia, HIPMI merupakan sebuah organisasi dengan potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi khususnya Cilacap dan Indonesia secara umum. “Dalam kapasitas itu, HIPMI diharapkan mampu menjawab setidaknya dua tantangan,” ujar Eny.

Kedua tantangan itu adalah, pertama, berkontribusi kepada pembangunan masyarakat melalui sinergi program pembangunan pemerintah daerah dan program kerja HIPMI.

Kedua, membangun dan memperbesar skala produktifitas usaha anggota agar terjadi transformasi baik dari usaha kecil menjadi besar, maupun dari pengusaha yang mengandalkan kerja sama dengan pemerintah menjadi investor yang mampu mengembangkan potensi daerah.

Dalam kesempatan ini Eny mengingatkan bahwa masyarakat tengah berada dalam fase perkembangan sosial yang cepat sebagai konsekuensi kemajuan teknologi komunikasi. Akibatnya, transparansi, kompetisi dan partisipasi pun jadi keniscayaan.

Media sosial yang saat ini menjadi penanda penting perkembangan itu telah menfasilitasi kehadiran dan berkembangnya “publik baru” yang berkomunikasi dan berpartisipasi menyangkut hal apapun dalam tataran personal. Personalisasi jadi bagian penting kehidupan saat ini.

“HIPMI ditantang untuk mengambil posisi dan menjalankan peranan di tengah lingkungan sosial yang sedang berubah cepat ini,” tegasnya.

Eny bertekad, apa yang akan dia lakukan ke depan adalah menjadikan HIPMI sebagai wadah strategis yang benar-benar membantu para anggotanya mendapatkan peluang-peluang usaha. HIPMI harus bisa menjadi organisasi yang service oriented, yaitu organisasi yang benar-benar memberikan pelayanan yang baik dalam konteks usaha, bisnis dan peluang usaha bagi para anggotanya. Itu yang diharapkan oleh para anggota.

Para anggota bergabung untuk bersinergi, membentuk networking yang baik . Dan ini adalah hal-hal yang mesti dilakukan oleh siapa pun yang akan memimpin HIPMI nantinya.

“Saya akan memastikan bagaimana caranya agar secara konkret para anggota bisa merasakan manfaat riil dan konkret tehadap usaha yang mereka miliki dalam hal peningkatan usaha mereka, mendapatkan peluang baru, termasuk meningkatkan daya saing mereka dan mempertahankan bisnis mereka,” tegas dia.

Dengan latar masalah seperti itu, visi yang dirumuskan oleh Bayu selaku kandidat Ketua Umum adalah menjadikan HIPMI sebagai lembaga profesional, mandiri dan strategis bagi percepatan pembangunan Indonesia dengan membangkitkan potensi daerah.

Untuk mewujudkan itu, Eny pun menawarkan sejumlah misi. Di antaranya mengoptimalkan dan memodernisasi organisasi HIPMI dengan tujuan memperkuat karakter dan profesionalitas organisasi.

Kemudian membangun database sumber daya HIPMI dalam sebuah peta digital sehingga mudah digunakan untuk keperluan internal, terutama agar ada sinergi usaha dari para anggota di pusat dan daerah.

“Berikutnya adalah menyelenggarakan investment summit dalam upaya menjadikan HIPMI sebagai pintu gerbang investasi di Cilacap,” tambah Eny.

Masalah pokok lain yang diungkapkan Eny dalam kesempatan itu adalah bakal berlakunya MEA 2015 mendatang. Di sini, para anggota HIPMI ditantang untuk tidak saja siap dalam persaingan berskala lokal dan nasional tetapi juga berskala global.

Untuk itu dibutuhkan ikhtiar menyiapkan para pelaku usaha yang tangguh dan memiliki keunggulan kompetitif yang mumpuni. Para pelaku usaha berkarakter seperti inilah yang akan mampu menjawab tantangan kehadiran MEA melalui bangkitnya potensi daerah.

Eny mengaku bertemu dengan para anggota juga pejabat pemerintah daerah sehingga menimbulkan kesadaran akan besarnya potensi yang ada. Hal ini selanjutnya harus diujudkan dalam kepengurusannya mendatang.

Untuk diketahui, Eny Kusumaningrum, wanita cantik kelahiran Jogjakarta ini, adalah pemilik dan pimpinan perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing dan infrastruktur, sebuah  usaha yang bergerak di bidang jasa, sering bermitra dengan pemerintah setempat.

Selain menjabat sebagai Ketua BPC HIPMI Cilacap, dia juga aktif di beberapa organisasi sosial baik peraanan wanita juga umum. – ian 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *