Sekda: BLUD GLH Tetap Jalan

JO, Solo – Kepala Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Griya Layak Huji (GLH), FX Sarwono, yang beberapa waktu lalu ditetapkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah sebagai tersangka kasus penggunaan dana bantuan United Nation (UN) Habitat, akhirnya dijebloskan ke tahanan.

Tersangka Sarwono ditahan terkait dugaan korupsi dana hibah UN Habitat senilai Rp 10 miliar, yang dikucurkan ke BLUD GLH untuk membantu masyarakat miskin dalam hal pengadaan perumahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Solo, Budi Suharto, menyatakan prihatin dengan penahanan itu dan dia sudah berkoordinasi dengan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo untuk segera mengisi kekosongan jabatan kepala BLUD.

Menyinggung proses lanjutan setelah penahanan Sarwono, Sekda menegaskan, operasional BLUD harus tetap berjalan agar
programnya tidak terhenti. Dia mengisyaratkan, Plt yang ditunjuk adalah pejabat yang mengetahui secara rinci pengelolaan GLH agar tidak kaget dengan beban kerja.

“Plt akan diambil dari Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bapermas P3AKB), karena BLUD berada di bawah badan itu,” jelasnya, sambil menambahkan, setelah penunjukkan Plt, Sarwono akan diberhentikan sampai pengangkatan Kepala BLUD definitif. – pra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *