Telkomsel Bantu Korban Longsor Banjarnegara & Pastikan Kondisi Jaringan Tetap Prima

Penyerahan Bantuan Telkom Group secara simbolis diterima Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo dari VP Business Support Telkomsel Area Jawa Bali, Agus Budiyanta didampingi GM ICT Network Operation Telkomsel Jateng DIY Hafiddudin Triatmojo dan GM Sales Telkomsel Region Jateng DIY, Djony Heru Suprijatno

JO, Banjarnegara – Sebagai bentuk kepedulian dan tanggap terhadap bencana alam, Telkomsel selalu sigap memberikan bantuan dan menjamin kelancaran komunikasi. Pada bencana tanah longsor Banjarnegara, Telkomsel memberikan donasi kepada para pengungsi dan memberikan fasilitas telepon gratis serta memastikan kelancaran jaringan.

Vice President Business Support Telkomsel Area Jawa Bali, Agus Budiyanta mengatakan turut prihatin atas musibah tanah longsor di kecamatan Karangkobar, Banjarnegara. Pihaknya bekerjasama dengan pemerintah setempat berusaha meringankan beban mereka dengan memberikan bantuan berupa makanan, air mineral, mie instant, biskuit, obat-obatan, selimut, perlengkapan untuk kebutuhan bayi, perlengkapan kebersihan, dan lain sebagainya.

“Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat untuk masyarakat dan musibah ini dapat segera berakhir.” ujarAgus Budiyanta. Minggu (14/12/2014)

Bupati Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo mengatakan “Terima kasih Telkomsel yang telah peduli kepada penduduk korban longsor di Karangkobar. Semoga bantuan dari Telkom dan Telkomsel ini bermanfaat dan dapat meringankan beban duka masyarakat kami.”

Selain itu, Telkomsel juga memberikan fasilitas telpon gratis di posko utama, Gedung PGRI Karangkobar dan 1 unit Mobile GraPARI, petugas posko pun diberikan kartu khusus dapat telepon dan SMS gratis kepada relawan agar mempermudah berkoordinasi. Sementara dari sisi network (jaringan), hingga saat ini jaringan Telkomsel tidak mengalami gangguan, tetap berfungsi secara normal, sehingga masyarakat tetap dapat melakukan komunikasi melalui telpon, SMS maupun akses data seperti biasa.

“Kami menjaga kondisi jaringan Telkomsel tetap prima dengan melakukan peningkatan kapasitas maksimal. Dengan keadaan kontur perbukitan di lokasi bencana, kami menambahkan banyak repeater (penguat sinyal) terutama di lokasi pengungsian dan padat penduduk. Sebagai antisipasi pemadaman listrik, kami juga menyiapkan MBP (Mobile Backup Power) atau genset bergerak.” pungkas Agus. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *