DPRD Solo Panggil Walikota, Kobongnya Pasar Klewer

JO, Solo – DPRD Solo bakal memanggil pihak Pemerintah Kota (Pemkot), terkait kebakaran Pasar Klewer. Keputusan memanggil Pemkot itu diambil setelah DPRD menggelar rapat pimpinan (Rapim) DPRD bersama pimpinan Komisi-Komisi DPRD, Senin lalu.

Wakil Ketua DPRD Solo, Abdul Ghofar Ismail mengatakan pemanggilan itu untuk mengetahui langkah apa saja yang akan diambil Pemkot, baik langkah jangka pendek maupun langkah jangka panjang.

“Kita mengundang SKPD terkait dan secara kelembagaaan mengundang Walikota atau Sekda untuk menjelaskan apa langkah jangka pendek atau jangka panjang Pemkot untuk melakukan recovery atau membangun kembali Pasar Klewer. Termasuk pembuatan pasar darurat,” katanya.

Ditambahkan, DPRD akan berusaha agar pembangunan kembali Pasar Klewer bisa segera terwujud. baik melalui anggaran pemerintah provinsi ataupun pemerintah pusat. Kalaupun pembangunan harus ditanggung APBD Solo, Ghofar menyatakan, APBD siap menyiapkan anggaran.

Ditanya ketersedia ananggaran untuk pasar darurat dari APBD Solo, Ghofar menyatakan lantaran APBD 2015 sudah digedok, anggaran pasar darurat bisa dimungkinkan dari anggaran tak terduga APBD 2014 sebesar Rp 700 juta dan anggaran tak terduga APBD 2015 sebesar Rp 2 miliar.

“Mungkin itu tidak cukup karena harapan kita pasar daruratnya tidak seperti pasar darurat pada umumnya. Selain itu, untuk anggaran lebih dari Rp 50o juta kan harus melalui lelang. Jadi sedikit membutuhkan waktu,” terangnya.

Wakil Ketua DPRD Solo,Umar Hasyim mengatakan DPRD berharap sudah tidak ada lagi faksi-faksi pedagang Pasar Klewer. Ke depan, DPRD akan mengundang Himpunan Pedagang Pasar Klewe r(HPPK) maupun Komunitas Pedagang Pasar Klewer (KPPK) agar persoalan faksis elesai dan recovery berjalan lancar. – tml

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *