Pasoepati Rela Corteo Sriwedari-Gladak

JO, Solo – Setidaknya terdapat ratusan pendukung setia Persis Solo, Pasoepati menggelar aksi jalan kaki atau corteo, Minggu (4/1/2015) sore. Dengan mengambil start di Utara Stadion Sriwedari, ratusan fans dengan atribut merah ini berjalan sembari meneriakan yel-yel,  mendesak Persis Solo agar membentuk tim dengan membawa spanduk menuju bundaran Gladak. Hujan lumayan deras mengguyur sepanjang Jalan Slamet Riyadi pun tak jadi halangan untuk tetap melakukan aksi.

Spanduk besar bertuliskan “Revolusi Persis Solo” serta beberapa bendera raksasa dibentangkan suporter terkenal militan ini. Teriakan seperti saat mendukung Persis Solo berlaga menggema di sepanjang Jalan Slamet Riyadi. Aksi dilakukan suporter berusia 14 tahun ini adalah sebagai desakan agar tim kesayangannya segera terbentuk.

Kurang dari dua bulan lagi kompetisi Divisi Utama digulirkan, namun Persis Solo belum memulai persiapan pembentukan tim sama sekali. Pengurus Persis Solo saat ini tengah disibukkan mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) digelar 11 Januari 2015 mendatang.

“Ini bentuk desakan kami sebagai suporter Persis Solo karena sampai dengan saat ini juga belum bergerak sama sekali. Bahkan sejumlah pemain potensi asli Solo justru mulai pindah ke tim lain. Begitu juga dengan posisi pelatih yang belum jelas,” terang Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, di sela aksi, Minggu (4/1) sore.

“Kami hanya ingin tahu apa yang jadi masalahnya tim tidak segera dibentuk. Kami rasa tidak harus menunggu Muscab, lha wong Persis itu tim profesional yang katanya sudah berbadan hukum. Toh bisa memakai manajemen musim kemarin untuk sementara,” lanjutnya.

Ginda Ferachtriawan mengaku, Pasoepati sadar diri tak memiliki hak untuk ikut mengintervensi tim kesayangannya. Menurutnya, Pasoepati tetap mengikuti hasil dari Muscab sepekan lagi dilaksanakan. – pra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *