Pelaku Curas Ngaku ‘Polisi’ Kelabui Korban

JO, Sukoharjo – Penyidik Polsek Polokarto dan Polres Sukoharjo masih melakukan pendalaman kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Desa Jatisobo, yang mengakibatkan satu pelaku tewas. Motif kasus curas yang terjadi di PS Devino Jatisobo pada hari Minggu (4/1/2015) dini hari kemarin, masih kabur.

Ada informasi bahwa salah satu pelaku sempat berpura-pura menjadi polisi yang hendak menggeledah lokasi arena bermain PS tersebut. Pelaku menuding lokasi tersebut dipakai untuk menghisap sabu dan minum-minuman keras.

“Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi, sudah ada lima saksi. Memang ada informasi kalau pelaku sempat mengaku polisi untuk menggeledah lokasi PS tersebut yang dituduhnya jadi ajang mabuk-mabukan dan nyabu. Tapi informasi tersebut masih kita dalami.”ungkap AKP Banuri, Kapolsek Polokarto, Senin (5/1/2015).

Ditambahkan Banuri, saat ini sedikitnya sudah ada 5 saksi yang dimintai keterangan, yakni dari warga dan pengunjung PS. Sementara itu Moh Ridwan, salah satu pelaku yang berhasil diamankan belum bisa dimintai keterangan, karena saat ini dirawat di RSUD Sukoharjo.

Demikian juga korban Fristi, pemilik PS, juga belum bisa memberikan keterangan secara lengkap karena masih dalam pemulihan karena luka bacok yang dialaminya.
“Selain itu tim resmob juga masih berkonsetrasi mencari keberadaan pelaku lain yang masih kabur.” Imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu (4/1) dini hari kampung Jatisobo kecamatan Polokarto, heboh dengan aksi penangkapan dua pelaku curas. Kawanan curas diketahui nyantroni arena bermain PS Davino milik Fristi. Korban sempat dibacok mengenai leher. Korban sempat berteriak-teriak hingga massa datang dan kedua pelaku tersebut dikroyok, hingga salah satunya tewas. – jia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *