BEM Univet Demo Bela Rektor

JO, Sukoharjo – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Veteran (Univet) Bangun Nusantara dengan tegas mengakui dukungannya terhadap kepemimpinan Rektor Univet Trisno Martono. Bahkan secara resmi meminta pihak Yayasan untuk tidak memecat Trisno dari jabatannya hingga tahun 2017 mendatang.

Melalui presidennya, Muhammad Ridwan, BEM meminta kepada pihak yayasan tidak memberhentikan Trisno Martono sebagai rektor, tanpa ada kejelasan permasalahan. Bila hal itu dilakukan, dikhawatirkan dapat memicu konflik yang berkepanjangan, sehingga berdampak kepada kepercayaan masyarakat terhadap Univet.

“Sebaiknya kembali dibangun hubungan yang harmonis antara yayasan dengan universitas, karena selama adanya konflik ini, kegiatan akademik dan organisasi mahasiswa sangat terganggu,” tandas Ridwan, Selasa (13/1). Namun ternyata pernyataan BEM tersebut malah memicu mosi tidak percaya dari sejumlah mahasiswa pada pihak BEM.

Selasa siang kemarin sejumlah mahasiswa dari berbagai fakultas ini menggelar orasi di tengah jalan menuju kantor sekretariat BEM Univet. Para mahasiswa ini menilai BEM Univet telah menghalangi hak mahasiswa untuk berpendapat dan berfikir merdeka. selain itu mahasiswa menilai BEM sudah melindungi rektor yang saat ini dituding melakukan korupsi.

“Kami merasa tindakan BEM terlalu condong mendukung Rektor, harusnya BEM sebagai pengawal demokrasi kampus mampu bertindak netral. Termasuk untuk kasus dugaan korupsi di tubuh Univet seperti saat ini. Kami hanya ingin tahu apakah petinggi kampus kita melakukan penyimpangan,” tandas Agus, mahasiswa FKIP.

Tidak cukup hanya berorasi, para perwakilan mahasiswa ini juga mendatangi sekretariat BEM. Mereka kembali berorasi dan melakukan diskusi panjang dengan anggota BEM. Aksi berjalan damai, dan massa membubarkan diri setelah puas melakukan orasi. -jia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *