Dapur Solo Lestarikan ‘Resep Embah’

JO, Solo – Dapur Solo Hj. Indrat, rumah makan yang salah satunya terletak di jalan Slamet Riyadi sebelah barat palang kereta api Purwosari, pindahan dari tempat sebelumnya yang bersebelahan dengan stasiun Purwosari.

Menyajikan makanan khas kota Solo dengan resep warisan masa lalu yang dijaga secara turun temurun sejak jaman Kraton Mataram di Kartasura masih berdiri. Saat ini pun bisa ditemui mulai barat kota Solo di Purwosari, sebelah selatan di Gentan, dari sebelah timur ada di Jalan Tambak Segaran serta ditengah kota ada di depan RSU PKU jalan Ronggowarsito. Saking melekatnya di hati konsumen, Dapur Solo sudah menjadi salah satu ikon kota Solo.

Pemilik Rumah Makan Dapur Solo, H. Suripto mengatakan, kalau kelezatan masakan khasnya masih bisa dinikmati dengan cita rasa yang asli karena menggunakan resep warisan leluhur.

“Melestarikan resep dari embah merupakan pembelaan hidup saya untuk menjaga apa-apa yang telah diwariskan leluhur kita,” jelasnya, saat ditemui di restonya, beberapa waktu lalu.

Menurut H. Suripto, yang dimiliki bangsa ini, mulai dari seni, kuliner, tata nilai, cara hidup, dan lain-lain jauh lebih kaya dan lebih dari baik apa yang ditawarkan oleh bangsa lain yang mereka jejali ke bangsa kita melalui globalisasi dan isu-isu imperialisme.

Kebijakan pemerintah membuka pasar bebas Asean atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diakhir tahun 2015 pun disikapi positif.

“Produk lokal bangsa ini jauh lebih baik dibanding negara lain,” ujarnya.

Melalui Gerakan Beli Indonesia, suami Hj. Alim Indratni ini tanpa melepaskan dari perjuangannya mengajak orang untuk menjaga warisan terbesar itu.

Lantai 2 restoran “Bakso Kadipolo” miliknya di jalan Ronggowarsito dijadikan sebagai pusat aktifitas para pengusaha untuk mengembangkan diri, berbagi dengan sesama dan perjuangan Beli Indonesia.

“Menjaga Indonesia itu tidak harus dengan mengangkat senjata, dengan membela produk yang dibuat oleh anak-anak kita bagian dari perjuangan,” tegas ayah empat putra ini.

Termasuk kepercayaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kerjasama pengembangan dan melengkapi fasilitas Edupark.

“Dapur Solo mengisi kantin Edupark. Openingnya akan dilakukan pada Jumat (3/4/2015),” tutup Suripto. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *