Deklarasi Sukoharjo Kota Jamu

Puan Maharani, Menteri Koperasi, Menteri Perempuan, Bupati Sukoharjo deklarasi Sukoharjo kota jamu

JO, Sukoharjo – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, bersama dengan sejumlah Menteri kabinet kerja, Rabu (1/3) mendeklarasikan Sukoharjo sebagai Kabupaten Jamu.

Deklarasi digelar di Alun-alun Satya Negara, diikuti 10 ribu warga dan siswa siswa SMA di Sukoharjo. Ditandai dengan aksi minum jamu bersama. Bermacam-macam jamu pun disajikan, antara lain, cabe puyang, beras kencur, daun pepaya, kunir dan asem.

“Sukoharjo layak dicanangkan sebagai kota jamu, melihat dari potensi, fasilitas dan dukungan masyarakatnya,” ungkap Puan Maharani.

Dalam sambutannya, Puan mengatakan, pemerintah akan komitmen untuk menjaga kekayaan dan warisan budaya Indonesia. Ia juga telah meminta Kementerian terkait untuk mematenkan produk jamu yang sudah memenuhi standar nasional dan internasional untuk dipatenkan.

“Pemerintah berkomitmen untuk bersama-sama membangkitkan minum jamu sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia. Saya juga sudah minta Menteri Hukum dan HAM serta kementerian terkait untuk mematenkan produk jamu yang sudah memenuhi standar nasional dan internasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Puan juga meminta gubernur dan bupati menyediakan menu minuman jamu di kantornya masing-masing. Ia juga meminta semua kalangan mendukung keberlangsungan Sukoharjo menjadi Kabupaten Jamu.

“Saya minta semua kalangan mendukung keberlangsungan Sukoharjo menjadi Kabupaten Jamu. Agar perekonomian mereka terangkat. Ini juga sekaligus untuk turut menjaga warisan budaya Indonesia,” katanya.

Dalam kunjungannya ke Sukoharjo, Menteri Puan juga meresmikan Pasar Nguter yang dijadikan sentra jamu nasional.  – jia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *