Alfamart Alfamidi Bangun 65 Unit Rumah Layak Huni

 

PERESMIAN – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (tengah) didampingi Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin (kiri) dan Komisaris Alfamart, Pudjianto (kanan) menandatangani prasasti tanda diresmikannya 65 Rumah Layak Huni hasil donasi konsumen Alfamart yang dinamakan Kampung Alfamart, di Desa Kalialang Baru, Semarang, Selasa (26/05/2015).

JO, Semarang – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (pemilik jaringan Alfamart Alfamidi) dan Habitat for Humanity Indonesia meresmikan pembangunan Kampung Alfamart di Desa Kalialang Baru, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Selasa (26/5/2015).

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah, Maladiyanto, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Bowo Suryoko, serta Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dan Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Semarang, Agus Riyanto.

Corporate Affairs Director Alfamart Solihin mengatakan, pembangunan Kampung Alfamart ini merupakan hasil donasi konsumen yang difasilitasi oleh Habitat for Humanity (HFH) Indonesia Foundation.

“Ada sekitar 65 unit rumah layak huni dalam Kampung Alfamart. Biaya pembangunan setiap unit rumah sekitar Rp 35-40 juta,” katanya di sela acara.

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia James Tumbuan menjelaskan program kemitraan dengan Alfamart-Alfamidi ini merupakan kali kedua setelah program serupa bertajuk Rumah Untuk Indonesia dilaksanakan pada 2013-2014.

“Data menyebutkan, sebanyak 7,9 juta unit rumah di Indonesia berstatus tidak layak huni. Masyarakat tersebut tentunya membutuhkan bantuan banyak pihak, termasuk perusahaan swasta seperti Alfamart Alfamidi ini,” ungkap James.

Pembangunan 65 unit rumah tersebut berasal dari donasi konsumen Alfamart Alfamidi selama periode 16 Mei–15 Juni 2014 yang jumlahnya hampir menyentuh Rp 2,113 miliar. Peletakan batu pertamanya berlangsung pada 9 Juni 2014.

Menurut Solihin, program Kampung Alfamart ini merupakan penyaluran bantuan pelanggan Alfamart kepada masyarakat tidak mampu yang belum memiliki rumah layak huni.

“Rumah layak huni merupakan kemewahan bagi masyarakat pra sejahtera. Kami bersama konsumen ingin membantu mereka agar memiliki rumah yang lebih layak sehingga kualitas hidupnya dapat meningkat. Rumah-rumah yang kondisinya tidak layak di Desa Kalialang Baru tersebut, dirobohkan dan dibangun ulang,” jelasnya.

Warga Desa Kalialang Baru mengaku puas dan senang dengan keberadaan program Bedah Rumah melalui Kampung Alfamart tersebut, sebab mereka juga dilibatkan dalam proses penyelesaian pembangunannya.

“Pembangunan rumah disesuaikan dengan kondisi masing-masing rumah, ada yang atapnya menggunakan trap atau tipe biasa, karena itu antara satu Rukun Tetangga (RT) dengan RT yang lain berbeda,” imbuhnya.

Lokasi pembangunan Kampung Alfamart selanjutnya akan dibangun di daerah Batam, setelah Batam akan ada lagi daerah lainnya.

“Kami masih survei, sebab lahan yang akan dibangun Kampung Alfamart syaratnya harus lahan sendiri dan bukan lahan negara atau lahan sengketa. Selain itu, kami juga merancang agar program ini tidak tumpang tindih dengan program permukiman milik pemerintah,” kata Solihin.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang hadir pada kesempatan itu mengapresiasi program kemitraan Alfamart-HFH Indonesia Foundation untuk membantu keluarga tidak mampu memiliki rumah layak huni.

“Kami sebenarnya punya program perbaikan sebanyak 2.000 rumah layak huni selama lima tahun. Namun, karena lokasinya menyebar di 16 kecamatan, tidak terlalu terlihat,” ungkapnya.

Maka dari itu, Hendi (sapaan akrab Hendrar Prihadi) menginstruksikan jajarannya yang terkait untuk meniru program pembangunan rumah di setiap kawasan sekitar 50-100 unit agar makin optimal.- san

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *