Sritex Segera Terbitkan Surat Utang Baru

Presiden Direktur PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto berbincang dengan salah satu stafnya usai rapat umum pemegang saham di Solo, Rabu (2/9).

JO, Solo – “Sebanyak 97 persen pemegang saham menyetujui penerbitan surat utang,” kata Bendahara Sritex Allan Moran Severino.

Dalam rilis yang dibagikan ke media, semester pertama 2015 Sritex mencatat laba komprehensif senilai 30,3 Dolar AS, naik 7,3 Dolar AS atau 32 persen dibanding semeser yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 32 Dolar AS.

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) bakal membangun pembangkit tenaga lisrik berkekuatan 70 Mega Watt. Sekrearis perusahaan PT Sritex Welly Salam mengatakan, pembangkit listrik berbahan bakar batu bara itu untuk mengoperasikan seluruh pabrik tekstil yang berlokasi di Sukoharjo.

Sebelumnya, pabrik tekstil terbesar se Asia Tenggara itu menggunakan jasa PLN dalam penggunaan pembangkit listrik. Jika dihitung, penggunaan pembangkit mandiri lebih hemat 30 persen. “Pembangunan pembangkit listrik itu akan dimulai 2016, diharapkan dalam dua ahun bisa rampung” kata dia usai mengikuti rapat umum pemegang saham (RUPS) di Diamond Convention Centre Solo, Rabu (2/9).

Nah, untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik senilai Rp 100 miliar itu pihak Sriex menerbitkan surat utang. Namun menurut Bendahara Sritex Alan, surat utang yang diterbitkan tidak segitu, tapi 420 Dolar AS. Selain untuk pembangunan pembangkit tenaga listri, dana lainnya digunakan sura utang sebelumnya senilai 270 Dolar AS dan biaya operasional.- wid

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress