PNM-Temu UMK Jateng Siasati Ekonomi Lesu

JO, Solo – Misi dan tujuan pendirian PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sebagai BUMN untuk pengembangan UMK-M yang memadukan aktifitas pembiayaan dan pengembangan kapasitas (capacity Building), kali ini dikemas dalam bentuk kegiatan pesta kerakyatan dengan tema “Temu UMK Jawa Tengah”. Kegiatan yang dilaksanakan di Alun-alun Selatan Kota Solo ini, Minggu (6/9), diikuti kurang lebih 4,000 masyarakat yang 1,500 adalah pelaku UMK mitra dan nasabah ULaMM PNM.

Kegiatan dirangkai dalam berbagai aktifitas, mulai jalan sehat, pameran produk UMK nasabah ULaMM PNM, motivasi untuk UMK, lomba-lomba permainan rakyat, dan tentunya kegiatan lain yang dapat mendorong kedekatan antar pelaku UMK untuk menjalin hubungan antar sesama dan menjalin potensi sinergi usaha serta menciptakan iklim kondusif untuk terus mengembangkan usahanya. Semangat seperti ini lah yang secara konsisten digelorakan oleh PNM dalam setiap kegiatannya, terlebih dalam situasi perekonomian yang agak sedikit menurun seperti saat ini.

Direktur Utama PNM, Parman Nataatmadja, mengatakan bahwa PNM telah dipercaya dengan diberikan tambahan Penyertaan Modal Negara (PNM) sebesar Rp. 1 Triliun dalam tahun anggaran 2015 ini khusus untuk pengembangan UMK di Indonesia.

“Bukan tanggung jawab yang mudah dengan dipercayakannya kami untuk mengembangkan UMK di Indonesia, tapi dengan dipercaya dan mendapat dukungan penuh dari segala lapisan, kami sangat optimis bahwa upaya yang kami lakukan dapat memberikan implikasi positif untuk mengembangkan UMK di Indonesia.” terangnya

Saat ini, tambah Parman Nataatmaja, tercatat secara nasional PNM hanya melalui jaringan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM)-nya saja, hingga bulan Juni 2015 telah menyalurkan sebesar Rp. 14,4 triliun dengan penerima manfaat sebanyak 250 ribu pelaku UMK seluruh Indonesia.

Khusus di Jawa Tengah, lanjut Komisaris Utama Prasetijono Widjojo, ULaMM PNM baru memiliki 14,160 pelaku UMK. “Rencana kerja target korporasi UlaMM PNM di 2019 adalah harus dapat menjangkau pelaku UMK seluruh Indonesia hingga kepelosok daerah dan dapat menjangkau serta membina lebih dari 1 juta pelaku UMK di Indonesia,” imbuhnya.

Temu UMK Jawa Tengah ini, selain dihadiri dihadiri Direktur dan Komisari Utama PT PNM (Persero). Turut hadir, anggota komisi VI DPR-RI Aria Bima, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, serta Penjabat Walikota Surakarta Budi Suharto dan GPH Puger dari Keraton Kasunan Surakarta serta  beberapa tokoh masyarakat Jawa Tengah lainnya. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger