Bersama Muslimat NU, Berdayakan Potensi Perempuan

PC Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo 

JO, Sukoharjo – Bersama Muslimat NU Kita Berdayakan Potensi Perempuan, tema yang diambil pada pelantikan Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU se Karesidenan Surakarta, adalah manifestasi yang dilakukan Muslimat terhadap pemberdayaan usaha kecil dan mikro, yang selama ini kontinu dilakukan.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo, Istiqomah Hasyim menjelaskan, kegiatan Muslimat NU Sukoharjo bukan sekadar arisan dan pengajian, tetapi juga pemberdayaan usaha kecil disektor ekonomi dan penyuluhan kesehatan tentang bahaya kanker serviks serta bahaya Narkoba.

“Termasuk pula pelatihan kewirausahaan, khususnya untuk ibu rumah tangga (IRT) serta penyuluhan tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang saat ini marak terjadi di masyarakat,” terang Istiqomah, yang juga selaku Koordinator Daerah (Korda) Se Karesidenan Surakarta.

Kedepan lanjut Istiqomah, pihaknya akan mendata anak yatim didaerahnya, serta meningkatkan kualitas pendidikan bagi mereka yang tidak mampu dan putus sekolah. Seperti diamanatkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa, untuk mengoptimalkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Yang pemanfaatnya tidak hanya dikhususkan bagi anak yang masih mengenyam pendidikan. Anak putus sekolah juga bisa menggunakan kartu sakti andalan Presiden Jokowi itu. KIP memang di peruntukan untuk seluruh generasi penerus bangsa agar bisa mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan.

“Kementerian Sosial menyiapkan 3,6 juta anak yang dapat KIP, bagi SD atau Madrasah Ibtidaiyah mendapatkan Rp 450.000 per bulan, Sedangkan untuk jenjang SMP dan Madrasah Tsanawiyah akan mendapatkan Rp. 750.000 per bulan. anak jenjang SMA/K dan Madrasah Aliyah akan mendapat Rp1 juta per bulan,” papar Istiqomah, usai  pelantikan pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) se-Karesidenan Surakarta, di Kampus IAIN Surakarta, Sukoharjo, Sabtu (12/9/2015)

Ia menambahkan, tak hanya KIP, pada tahun 2015 ini pemerintah juga telah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sebagai informasi, pada 2014 pemerintah telah menyiapkan 88,2 juta KIS. Tahun 2016, pemerintah menyiapkan 94 juta KIS. – ian

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress