Sriwijaya Air Peroleh Sertifikasi BARS

JO – Pertengahan bulan lalu, tepatnya Agustus 2015, Sriwijaya Air memperoleh sertifikasi (certificate of compliance) atas kinerjanya dalam mengelola aspek standar keselamatan penerbangan. Sertifikasi yang dimaksud adalah Basic Aviation Risk Standard (BARS) yang dikeluarkan oleh lembaga independen bertaraf Internasional, Flight Safety Foundation.

Melalui sertifikasi ini, sebagai bentuk pengakuan dari Flight Safety Foundation yang berkedudukan di USA terhadap Sriwijaya Air, bahwa Sriwijaya Air terbukti mengimplementasikan safety management system yang memenuhi standar International BARS. Dengan demikian Sriwijaya Air menjadi salah satu perusahaan jasa penerbangan yang dianggap patuh terhadap regulasi standar keselamatan penerbangan dan memenuhi standar keselamatan penerbangan itu sendiri.

Sertifikasi ini juga menjadi bukti bahwa Sriwijaya Air memang layak menjadi maskapai yang memperoleh kepercayaan juga dari para mitra kerjanya, yang dalam beberapa hal menuntut tingginya tingkat keselamatan penerbangan, seperti perusahaan yang bergerak di bidang oil dan gas.

“Hampir empat tahun belakangan ini, kami mendapat kepercayaan dari perusahaan oil dan gas untuk mensupport perusahaannya dalam bentuk charter pesawat,” tutur Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air. “Kebanggan kami menjadi lengkap ketika Flight Safety Foundation memberikan sertifikasi bulan lalu,” tambah Agus. Dengan demikian, imbuh Agus, Sriwijaya Air menjadi semakin yakin dalam menatap ke depan dalam upaya memperoleh sertifikasi keselamatan penerbangan yang lebih tinggi, seperti IATA Operation Safety Audit (IOSA).

Seperti yang pernah disampaikan oleh President Director Sriwijaya Air, Chandra Lie beberapa bulan lalu dalam jumpa persnya, bahwa Sriwijaya Air memiliki komitmen yang kuat terhadap aspek safety. Sriwijaya Air tidak mengenal toleransi terhadap aspek safety, “Bila ada satu hal yang dapat mengakibatkan kurangnya safety terhadap operasional penerbangan, maka Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawatnya demi keselamatan pelanggan dan awak pesawatnya,” papar Chandra Lie.

Komitmen manajemen dan seluruh karyawan Sriwijaya Air akhirnya telah membuahkan hasil dalam bentuk sertifikasi tersebut, “Kami yakin bahwa sertifikasi BARS adalah bentuk komitmen seluruh manajemen dan staf Sriwijaya Air terhadap aspek safety,” ungkap Agus lagi. “Melalui sertifikasi ini, kami akan terus kembangkan guna mengelola aspek keselamatan penerbangan yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sekilas mengenai BARS adalah sertifikasi kepatuhan (Certificated of Compliance) yang dikeluarkan oleh lembaga independen Internasional di bidang safety, Flight Safety Foundation, dimana lembaga ini telah berkiprah sejak tahun 1947, yang berpusat di USA, dengan memiliki lebih dari 1000 organisasi dari 150 Negara di dunia.

Saat ini Sriwijaya Air Group mengoperasikan 42 pesawat yang terdiri dari Boeing 737 900ER, 737-800 NG, 737-400, 737-300 dan 737-500. Hingga 2015, Sriwijaya Air memiliki 47 kota tujuan domestik dan tiga rute penerbangan regional, yaitu Malaysia, Dili (Timor Leste), China.  Pada 11 Desember 2014 lalu Sriwijaya Air berhasil meraih 8 (delapan) penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam ajang Penganugerahan Pelayanan Prima Sektor Transportasi Tahun 2014. – ian

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress