BI Perkuat Gandeng Pemda Optimalkan Dana Desa

Deputy Gubernur BI Perry Wardiyo membuka sosialisasi dan edukasi keuangan pada perangkat desa di Solo, Sabtu (26/9).

JO, Solo -Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“TPID berfungsi untuk mengendalikan harga berbagai komoditas yang pada gilirannya untuk mengendalikan inflasi,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Bandoe Widiarto di sela sosialisasi dan sosialisasi keuangan pada perangkat daerah, Sabtu (26/9).

Selain itu, kata dia selanjutnya, BI juga akan memperkuat pendampingan berbagai klaster dengan kerja sama dengan pihak-pihak terkait khususnya perbankan. Penguatan pendampingan itu bisa berupa pelatihan dan akses modal ke perbankan.

Tujuan dari penguatan agar klaster itu bisa menginspirasi pelaku usaha lain untuk membentuk klaster yang sama di tempat lain. Seperti klaster sapi, klaster ikan, klaster padi, klaster lombok, klaster rotan, klaster kerajinan, dan lainnya. Menurut dia, tujuan akhir dari pembentukan klaster itu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak kalah pentingnya adalah penguatan pendampingan pada para pelaku UMKM. Kita tahu UMKM adalah sektor usaha yang tangguh dan tahan krisis,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Deputy Gubernur BI pusat Perry Wardiyo lebih menyoroti penggunaan dana desa ketika membuka acara sosialisasi. Pihaknya berharap, dana desa yang diterima setiap desa dari pusat dipergunakan dengan baik, sesuai kebutuhan, dan tepat sasaran.

Dan jangan lupa, juga membuat laporan pertanggungjawaban yang benar. “Kita juga punya program penguatan klaster yang bisa diaplikasikan di desa-desa,” katanya.- wid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Themewordpress
Advertisment ad adsense adlogger