Omset Bisnis Billboard Jeblok

JO, Solo – Selain karena lesunya ekonomi  dan masuk ke tahun polittik perolehan sejumlah media iklan luar ruang diwilayah Solo Raya mengalami penurunan. seperti yang dialami Suhardi, pemilik biro iklan CV Deras mengaku, omset bisnis media luar ruang yang ditangani omsetnya turun hingga lebih dari 60 persen dalam dua tahun terakhir ini.

Alasannya, pertama, di 2014 adalah tahun politik dimana pelaku bisnis banyak yang wait and see dalam berpromosi. Meski banyak orang yang nyaleg di tahun politik, namun mereka tidak memanfaatkan media luar dalam berkampanye. Para caleg lebih memilih menemui konstituen langsung. Kedua, di 2015, kondisi perekonomian nasional tengah lesu. Lantaran daya beli masyarakat rendah, banyak pelaku usaha juga menunda berpromosi, terutama media luar seperti billboard, baliho, maupun spanduk.

“Saya kira semua pelaku bisnis seperti ini mengalami hal yang sama,” kata dia ketika ditemui wartawan di sela-sela perayaan 18 tahun CV Deras di kantornya, Sabtu (26/9/2015). Dalam perayaan itu, lulusan ISI Surakarta tersebut sekaligus membuka galeri yang diberi nama “Putu Wangsa”.

Lebih lanjut Suhardi mengatakan, bisnis reklame media luar ruang atau out door sudah tidak seperti dulu. Saat ini, ibaratnya biro iklan hanya menyediakan atau menawarkan titik reklame yang dimiliki. Sebab, materi iklan yang komplit sudah disediakan klien pemasang iklan.

Dalam kondisi seperti itu, Suhardi memilih untuk “memborong” titik-titik reklame strategis di beberapa wilayah, tanpa mempedulikan sudah punya klien pemasang atau belum. Dia mengaku memiliki 115 titik reklame ukuran besar yang tersebar di Soloraya, Salatiga, Magelang, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya.

Dari jumlah itu, yang terisi baru sekitar 70 persen. Itu pun kontraknya bervariasi, ada yang tahunan, semesteran, bulanan, bahkan ada yang mingguan. “Dari jumlah 115 titik kalau laku 50 persen dan kontraknya tahunan, kita sudah dapat untung. Ini kontraknya ada yang bulanan malah mingguan, jadi ya tetap kerja bhakti meski terisi hingga 70 persen,” kata dia.- wid

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress