FE USB Gelar Sosialisasi & Workshop E-Faktur

JO, Solo – Faktur Pajak merupakan bukti pungutan pajak, dalam hal ini PPN, yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP). PKP sendiri adalah pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenai pajak berdasarkan UU PPN Pasal 1 Nomor 15. E-Faktur sendiri merupakan Faktur Pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jendral Pajak.

Terkait adanya E-Faktur, Fakultas Ekonomi Universitas Setia Budi (USB) menggelar Sosialisasi & Workshop E-Faktur Bagi Wajib Pajak Pengusaha Kena Pajak Wilayah Karisidenan Surakarta pada Kamis (26/11/2015) di Gedung A.1.3 kampus setempat..

Sosialisasi dan Workshop E-Faktur ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, guru SMA, perusahaan, UKM, Apoteker, dan juga mahasiswa. Dalam Sosialisasi dan workshop yang dimoderatori oleh Yunus Harjito, S.E., M.Si. ini, hadir sebagai pembicara yakni Nunung Budiyanto yang merupakan perwakilan dari Kanwil DJP Jateng II, dan Agung Nurmansyah, S.E., MM., CA., BKP., yang merupakan akademisi sekaligus konsultan pajak.

Kosultan Pajak, Agung Nurmansyah, S.E., MM., CA., BKP., menyampaikan materi terkait keuntungan revaluasi aktiva tetap dari aspek perpajakan. Revaluasi aktiva tetap dapat diartikan sebagai penilaian kembali aktiva tetap yang dilakukan karena nilai aktiva tetap dianggap tidak lagi mencerminkan nilai yang sesungguhnya. Penilaian kembali aktiva tetap dapat digunakan sebagai sarana bagi pemerintah atau Direktorat Jendral Pajak untuk meningkatkan penerimaan Negara yang berasal dari Pajak Penghasilan Badan.

Sementara itu, perwakilan dari Kanwil DJP Jateng II, Nunung Budiyanto memaparkan manfaat E-Faktur bagi Pengusaha Kena Pajak, antara lain kenyamanan pengusaha, dan proteksi dari penyalahgunaan pihak yang tidak bertanggung jawab. Sementara bagi Direktorat Jenderal Pajak, E-Faktur bisa mempermudah pengawasan dan mempermudah pelayanan. Nunung juga menjelaskan terkait system Faktur Pajak Elektronik, syarat dan ketentuan sertifikat elektronik, serta gambaran umum pembuatan e-faktur.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III USB, Narimo, ST., MM., menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menambah pengetahuan dan ketrampilan para peserta terkait E-Faktur. “Karena pajak merupakan aspek yang penting untuk kelangsungan pembangunan Negara,” ungkapnya. Sementara itu Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Widi Hariyanti, SE., M.Si., menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi akademisi maupun praktisi terkait adanya E-Faktur. – ian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *