Syafii Efendi : Revolusi Mental Dimulai Dari Pemuda

JO, Klaten – keras pelaksanaan revolusi mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Ia menilai revolusi mental yang selama ini dilaksanakan salah sasaran, karena hanya focus pada kinerja pemerintahan, pelayanan public maupun system kebijakan baik pemerintah maupun swasta.

“Harusnya revolusi mental itu berfokus pada upaya mengubah pola pikir pemuda Indonesia. Kalau untuk mengubah pola pejabat sudah sangat susah. Padahal yang utama adalah pemuda. Mereka yang akan meneruskan Negara ini,” tandas Sfafii Efendi, dalam seminar nasional kewirausahaan dan pemuda mandiri 2016, di Klaten, Jumat (29/4) kemarin.

Ditambahkan Syafii, idealnya revolusi mental bisa menyasar hingga ke akar rumput pemuda Indonesia, tidak sekedar muncul di permukaan saja, melalui forum – forum resmi pemerintah yang bersifat formal. Sedangkan diketahui, pendekatan yang digunakan untuk mendekat pada pemuda dan melakukan revolusi mental sangat kurang.

“Poin utama revolusi mental menurut saya adalah memperbaiki mental kemandirian pemuda. Ayo kobarkan semangat pemuda memiliki mental baja yang mandiri apalagi saat ini era MEA (Masyarakat Ekonomi Asia). Kalau kemandirian sudah ditangan maka beberapa tahun kedepan, Indonesia mampu bersaing dan memiliki posisi tawar tinggi diantara Negara Asia lainnya,” tandas penulis buku ‘Better Life With Action’.

Seperti semangat yang disampaikan Syafii Efendi dihadapan 1.100 pemuda di Klaten pada Jumat (29/4) kemarin. Ia mengajak siswa SLTA dan Mahasiswa sejak dini menjadikan mandiri sebagai gaya hidup.

Diketahui Syafii Efendi merupakan salah satu motivator idola pemuda. Karena syafii mampu menyampaikan ajakan pada pemuda untuk menjadi mandiri, tangguh bahkan kaya di usia muda, dengan menggunakan bahasa dan gaya yang mudah dipahami pemuda masa kini. Bersama tim nya dalam Indonesia Enterpreneur Club (IEC) memiliki jadwal seminar motivasi pemuda bisa 3 – 4 kali, dan dilakukan keliling seluruh kota di Indonesia.

Slamet Muridan, coordinator IEC Jawa Tengah mengatakan tujuan utama memberikan motivasi pada pemuda agar mandiri sejak dini tersebut utamanya sebagai persiapan menghadapi MEA dan masa depan Bangsa Indonesia.

“Bang Syafii tak kenal lelah berkeliling ke Seluruh Indonesia untuk memotivasi pemuda agar mandiri. Kita tidak ingin melihat kondisi Indonesia saat MEA sudah dilakukan beberapa tahun dan mendapati pemuda Indonesia ini menjadi buruh dengan dipimpin pengusaha asing. Dan hasilnya sangat luar biasa, setiap seminar sedikitnya ada 1000 peserta,” tandas Slamet. – jia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme wordpress